Pertamina Tutup 13 Sumur Minyak Ilegal

JAMBI – PT Pertamina Asset 1 bersama Pemerintah Provinsi Jambi merencanakan penutupan 13 sumur minyak ilegal atau illegal drilling. Sumur ilegal tersebut yang ada di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi.

Humas PT Pertamina Asset 1 Andrew mengatakan, pihak Pertamina dan pemerintah provinsi bersama tim gabungan telah di SK-kan oleh Gubernur Jambi sebagai tim penutupan illegal drilling. “Akan menuntup sebanauk 13 sumur ilegal yang dikelola masyarakat maupun pendatang di lokasi,” ungkapnya, Minggu (17/12/2017).

Penutupan resmi sumur minyak ilegal akan dilakukan dan dijadwalkan pada Senin (18/12/2017) di Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari. Direncanakan akan hadir langsung Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar bersama tim yang telah dibentuk oleh Gubernur beberapa waktu lalu.

Sampai saat ini sudah ada sebanyak 26 sumur minyak ilegal yang ditutup oleh pihak Pertamina dan tim. Sehinga jika dilakukan penutupan di 13 sumur lagi, total illegal drilling yang ditutup akan mencapai 39 sumur.

“Selama beberapa waktu terakhir ini data Pertamina bahwa mereka bersama tim sudah menutup 26 sumur yang ada di Desa Pompa Air dan sekitarnya. Penutupan dilakukan secara bertahap oleh tim,” kata Andrew.

PT Pertamina disebutnya, terus berupaya untuk menutup semua sumur ilegal. Desa Pompa Air Kabupaten Batanghari menjadi daerah yang paling berpotensi sebagai penghasil sumber minyak baru di Provinsi Jambi karena kualitas minyaknya yang dihasilkan adalah yang terbaik. Namun pihak Pertamina belum melakukan eksplorasi disana dan masih melakukan penelitian untuk memastikan jumlah minyak yang terkandung di lokasi tersebut. (Ant)

Lihat juga...