Petir Tewaskan 80 Orang di Kamboja

PHNOM PENH – 80 orang Kamboja tewas akibat sambaran petir pada 2017. Mereka yang menjadi korban tercatat sebagian besar adalah warga yang tinggal di pedesaan di negara tersebut.

Komite Nasional bagi Penanganan Bencana Kamboja menyebut, jumlah korban akibat sambaran petir tersebut menurun sekira 26 persen bila dibandingkan kejadian di 2016. Tahun lalu, jumlah korban sambaran petir di Kamboja mencapai 108 orang.

Selain merenggut 80 korban jiwa, sambaran petir di Kamboja selama 2017 melukai 63 orang. “Untuk korban luka tersebut jumlahnya turun 40 persen dari 105 orang yang cedera pada 2016,” kata Juru Bicara Komite Nasional bagi Penanganan Bencana Kamboja Keo Vy, Selasa (26/12/2017).

Meski jumlah korban baik yang meninggal maupun luka menurun, hingga kini petir masih menjadi penyebab utama kematian akibat bencana di Kamboja. Penurunan jumlah korban tersebut dinilai Komite Nasional bagi Penanganan Bencana Kamboja dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang disebut lebih baik.

Petir tercatat sering menyambar selama musim hujan dan tahun ini terjadi dari Mei sampai Oktober. Dan untuk menghindari bahaya sambaran petir, orang mesti tetap berada di dalam rumah ketika hujan turun. Menurut Keo Vy, selain korban meninggal akibat sambaran petir, topan dan banjir telah merenggut 23 nyawa dan melukai 55 orang lagi pada 2017. (Ant)

Lihat juga...