PLN Bekasi Siapkan 1.020 MW untuk Investor

BEKASI — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Bekasi, Jawa Barat menyiapkan 1.020 megawatt (MW) pada 2018 untuk memenuhi permintaan investor dalam dan luar negeri untuk kebutuhan usaha.

“Pada 2018 ada sekitar 80 calon pelanggan baru dari kalangan investor industri dengan kebutuhan daya keseluruhan 620 MW. Selain itu ada juga dari 380 perusahaan properti dengan kebutuhan pasokan listrik seluruhnya mencapai 400 MW,” kata Manajer PT PLN (Persero) Area Bekasi, Reny Wahyu Setiawan.

Hal itu dikatakannya usai melepas secara simbolis ratusan petugas penyambungan PLN area Bekasi dalam program “Kerja Bersama Terangi Indonesia” berupa penyambungan 12.000 pelanggan dalam satu hari kerja di Kantor Rayon Mustikajaya PLN Area Bekasi, Selasa (12/12).

Menurut Reny, calon pelanggan industri tersebut mayoritas berasal dari dalam negeri, sedangkan investor asing berasal dari Jepang, Tiongkok dan Korea.

“Mayoritas berniat menanamkan investasi industrinya di wilayah Kabupaten Bekasi pada 2018,” katanya.

Dikatakan Reny, investor usaha industri itu lebih dominan bergerak pada bidang usaha logam dan otomotif.

Sementara pengajuan kebutuhan listrik untuk kategori calon pelanggan perusahaan properti diperuntukkan bagi operasional 80.000 unit rumah di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi pada 2018.

Tingginya permintaan kebutuhan energi listrik itu telah membuktikan geliat perekonomian di wilayah setempat tengah berkembang pesat.

“Permintaan pasokan energi listrik ini berkorelasi positif pada perkembangan ekonomi pada suatu daerah yang seiring dengan tuntutan masyarakat untuk pengadaan infrastruktur yang memadai,” katanya.

Hingga 10 Desember 2017, kata Reny, pihaknya telah melampaui target pemasangan instalasi listrik baru sebanyak 112.324 pelanggan dari target yang ditetapkan hingga akhir Desember sebanyak 112.000 pelanggan.

“Proyeksi kami di Kota Bekasi terdapat potensi pemasangan listrik baru sebanyak 23.800 pelanggan yang ingin kita selesaikan sampai akhir Desember 2017,” katanya.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui program “Kerja Bersama Terangi Indonesia” berupa penyambungan 12.000 pelanggan dalam satu hari kerja.

“Kalau 12.000 masuk hari ini, akan jauh melebihi target 2017 di area Bekasi. Bukan berarti kalau sudah melampaui target, kita stop pemasangan, tetap akan kita layani,” katanya (Ant).

Lihat juga...