Polda Lampung Musnahkan Narkotika Tangkapan Sejumlah Polres

LAMPUNG – Kepolisian Daerah Lampung (Polda) Lampung memusnahkan barang bukti hasil tangkapan narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba) dari beberapa kepolisian resort di wilayah hukum Polda Lampung di antaranya Polres Lampung Selatan, Polres Lampung Tengah, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung.

Wakapolda Lampung Brigadir Jenderal Angesta Romano Yoyol mengungkapkan tingkat penyebaran narkoba semakin mengkhawatirkan.

Ia menyebut, upaya Polda Lampung dalam menekan peredaran, penyalahgunaan narkoba sudah dilakukan dengan berbagai cara di antaranya membentuk satuan tugas antinarkoba di setiap desa, menjaga pintu masuk dan pintu keluar pelabuhan Bakauheni dengan penempatan personil Satuan Reserse Narkoba di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni dan penggunaan anjing pelacak K-9 mencegah penyelundupan narkoba.

“Jumlah pengguna dan peredaran narkoba dengan berbagai modus operandi semakin canggih dan petugas kepolisian terus melakukan berbagai upaya dalam menekan kejahatan yang bisa merusak generasi muda Indonesia ini,” terang Wakapolda Lampung, Brigadir Jenderal Polisi Angesta Romano Yoyol, seusai pemusnahan barang bukti narkoba di asrama Mapolres Lampung Selatan, Jumat (29/12/2017).

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol (kiri) Kapolres Lamsel AKBP Syarhan (kanan) memperlihatkan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan [Foto: Henk Widi]
Berdasarkan data dari Polda Lampung, barang bukti narkotika dan obat-obatan berbahaya yang dimusnahkan di Mapolres Lampung Selatan diantaranya merupakan barang bukti dari beberapa Kepolisian Resort di Polda Lampung misalnya narkoba golongan I jenis ganja dan sabu sabu.

Barang bukti tersebut merupakan hasil kegiatan beberapa Polres bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan sudah mendapatkan ketetapan dari pengadilan negeri masing-masing barang bukti diamankan.

Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol didampingi Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan menyebut total narkoba jenis ganja yang dimusnahkan sebanyak 329.358,12 gram dan sabu sabu sebanyak 3.517 gram dengan perincian narkoba jenis ganja hasil tangkapan direktorat reserse narkoba Polda Lampung sebanyak 9.956,35 gram, sabu sabu sebanyak 2.520,23 gram.

Hasil tangkapan Polresta Bandarlampung ganja sebanyak 151.116,77 gram, sabu sabu sebanyak 17,63 gram, hasil tangkapan Polres Lampung Selatan narkotika jenis ganja sebanyak 139,985 gram dan sabu sabu sebanyak 980 gram dan hasil tangkapan Polres Lampung Tengah ganja sebanyak 28.300 gram diamankan dari belasan tersangka serta beberapa tempat kejadian perkara.

Proses pemusnahan disebutnya biasanya mempergunakan incenarator dan pada pemusnahan di halaman asrama Mapolres Lampung Selatan dilakukan dengan cara disiram dengan minyak tanah dan dibakar hingga habis.

Pemusnahan barang bukti tersebut diakuinya berdasarkan Undang Undang Nomor 05 Tahun 1997 Tentang Psikotropika, Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Undang Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Seusai melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu sabu di asrama Mapolres Lampung Selatan Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol didampingi Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan meninjau langsung lokasi pemeriksaan narkoba di seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Ia menyebut mengapresiasi anggota Satnarkoba Polres Lamsel dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni yang memeriksa kendaraan yang diduga membawa narkoba.

“Personil bersiaga selama dua puluh empat jam tanpa henti untuk mencegah peredaran narkoba dari Sumatera menuju Jawa dan kejelian harus ditingkatkan karena modus operandi pelaku kejahatan narkoba terus berkembang,” ujarnya di Bakauheni.

Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol yang melakukan pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan dalam upaya mencegah penyelundupan narkoba juga berkesempatan meninjau posko terpadu operasi lilin Krakatau 2017 Polda Lampung dan meninjau kesiapan Pelabuhan Bakauheni dalam menghadapi arus balik liburan.

Selain melayani masyarakat dan memberi kenyamanan serta kelancaran ia berharap personil polisi bisa waspada akan adanya penyelundupan narkoba memanfaatkan arus liburan.

Pemantauan oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol di area Seaport Interdiction Satnarkoba Polres Lamsel di Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Lihat juga...