Presiden dan Gubernur Berseteru, Politik di Afghanistan Tak Stabil

KABUL – Politik di Afghanistan semakin dirasakan dalam kondisi tidak stabil. Usaha Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mendongkel Gubernur Provinsi Balkh, Atta Mohammad Noor gagal setelah yang bersangkutan menolak.

Atta Noor yang merupakan gubernur dengan provinsi paling kuat di Afghanistan menolak meletakan jabatannya. Penolakan dilakukan disampaikan seminggu setelah kantor presiden menyatakan Presiden telah menerima pengunduran diri Atta Noor dan menyebut seorang penggantinya.

Penolakan tersebut menegaskan bahwa kendali pemerintah pusat berjalan tak menentu di luar ibu kota Afghanistan. Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana rapuhnya situasi politik di negara tersebut. Sementara manuver-menuver politik mulai berlangsung menjelang pemelihan presiden yang dijadwalkan akan berlangsung 2019.

Atta Noor adalah salah serorang pemimpin regional yang memiliki pengaruh dan berusaha mencari peluang untuk tampil di pentas nasional. Atta Noor disebut-sebut menjadi calon potensial dalam pemilihan presiden di 2019.

Lihat juga...