Riki, 25 Tahun Tekuni Pembuatan Batako

MAUMERE – Pembuatan batako dan paving block di Kabupaten Sikka akhir-akhir ini mulai bermunculan. Bisinis ini cukup menjanjikan mengingat banyaknya aktivitas pembangunan gedung kantor hingga perumahan.

Meski demikian, bagi Nong Riki, warga jalan R.A Kartini Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, sudah dikenal pembeli. Kualitas yang tetap terjaga membuat produk batako, paving block dan Roster miliknya senantiasa bertahan dan selalu dicari.

“Saya bekerja di pembuatan batako milik Bapak Lambert sejak tahun 1989. Setelah ada gempa dan tsunami tahun 1992 saya mulai membuka usaha sendiri. Mesin press dan cetakan manual dibantu dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sikka,” ujar Riki, sapaannya Selasa (19/12/2017).

Kepada Cendana News Riki menyebutkan, selain membuat batako dan paving block juga membuat Roster atau ventilasi udara yang semuanya berbahan baku campuran semen dan pasir. Untuk Roster di tempat ini juga disediakan beberapa jenis seperti bunga matahari, belah ketupat dan lainnya disesuaikan dengan kebutuhan sebagai dinding rumah, lubang angin atau pagar.

“Sebenarnya banyak model paving block dan roster tapi saya kesulitan uang untuk membeli cetakan manual untuk motif yang harus dibeli di Pulau Jawa. Paling kalau ada kelebihan uang sedikit baru saya beli satu-dua cetakan,” ungkapnya.

Batako yang dibuatnya, terang Riki, biasanya mempunyai ukuran panjang 36 sampai 40 cm, tebal 8 sampai 10 cm dan tinggi 18 sampai 20 cm. Paving block tipe cacing, segitiga dan segi enam ukuran dimensinya 11,5 cm x 22,5 cm dengan ketebalan 6 cm, 8 cm dan 10 cm.

“Kalau Roster atau batu yang digunakan sebagai penyekat sekaligus ventilasi yang juga digunakan untuk pagar rumah ada tiga ukuran yang saya buat, yaitu 12×20 cm, 13×30 cm dan 20×30 cm,” bebernya.

Lihat juga...