Riki, 25 Tahun Tekuni Pembuatan Batako

Batako dijual Riki seharga 3 ribu rupiah per biji. Kalau diantar ke pembeli harganya bertambah 500 rupiah untuk satu batako sebagai tambahan biaya sewa mobil. Sedangkan harga paving block atau conblock dijual seharga 70 sampai 100 ribu per meter persegi.

“Untuk Roster atau kerap disebut batu pagar atau batu bunga dijual seharga 7 sampai 10 ribu rupiah per buah tergantung ukuran. Biasanya pembeli datang sendiri ke sini tapi kalau membeli dalam jumlah besar saya tidak ada stock sehingga harus dipesan dahulu,” tuturnya.

Riki mengaku tidak bisa banyak dalam berproduksi sebab dirinya hanya bekerja dibantu seorang karyawan dengan menggunakan alat cetak manual sejak pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Maksimal hasil produksinya 1.000 buah sehari.

“Batako kadang sehari laku terjual minimal 100 buah begitu juga dengan paving block dan Roster. Selain itu tempat usaha saya sempit dan hanya memanfaatkan pekarangan rumah saja,” sebutnya.

Ayah dua anak ini hanya mampu membuat paling banyak 3 ribu buah untuk berbagai ukuran. Selain tempat usahanya sempit juga modal untuk membeli pasir seharga 500 ribu rupiah satu truk. Untuk semen seharga 50 ribu satu sak.

“Saya sudah dua kali pinjam modal dari koperasi Tuke Jung dan selama ini belum ada bantuan modal dari pemerintah lagi. Kalau ada bantuan modal dari pemerintah lewat bantuan mesin press atau cetakan manual saya sangat berterima kasih sekali,” tuturnya.

Meski masih merupakan usaha rumahan namun dalam sebulan Riki bisa mengantongi keuntungan minimal 3 juta rupiah di luar membayar gaji seorang karyawan. Bila sedang banyak proyek pembangunan dirinya bisa mengantongi keuntungan di atas 5 juta rupiah sebulan.

Lihat juga...