Rombongan Nato Diserang Bom Mobil di Afghanistan

KANDAHAR – Seorang perempuan Afghanistan tewas dan empat warga sipil cedera ketika satu bom mobil bunuh diri meledak, Minggu (17/12/2017). Ledakan terjadi dalam kejadian penyerangan terhadap rombongan pasukan koalisi pimpinan NATO di Kota Kandahar, Ibu Kota Provinsi Kandahar di Afghanistan Selatan.

Ledakan terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat di Distrik Kepolisian 5 di Kota Kandahar. Serangan terjadi di jalan yang menghubungkan kota itu dengan bandar udara internasional.

“Keterangan awal mendapati seorang perempuan tewas dan empat warga sipil cedera akibat ledakan tersebut. Tapi tak ada orang asing di dalam rombongan itu yang cedera sebab mereka duduk di kendaraan yang tahan bom,” kata seorang pejabat lokal yang tak ingin disebutkan jatidirinya, Minggu (17/12/2017)..

Saksi mata warga setempat bernama Ahmad menyebut, sebuah ledakan keras terjadi saat rombongan pasukan internasional melewati sebuah permukiman. Dan pasca ledakan, seluruh kawasan permukiman tersebut ditutup oleh pihak berwenang setempat.

“Kami mendengar suara ledakan keras ketika rombongan pasukan internasional melewati permukiman kami. Seluruh tempat itu sekarang telah ditutup, dan tak seorang pun mengetahui apa yang terjadi pada warga di dekat tempat ledakan,” kata Ahmad, Minggu (17/12/2017).

Akibat ledakan tersebut, beberapa kendaraan dan rumah yang berada di dekat lokasi ledakan juga rusak akibat ledakan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. Namun daerah tersebut kelompok gerilyawan Taliban secara rutin mengaku bertanggung-jawab atas serangan-serangan semacam itu.

Lebih dari 2.640 warga sipil tewas dan lebih dari 5.370 orang lagi cedera dalam peristiwa yang terkait dengan konflik selama sembilan bulan pertama tahun ini di Afghanistan. (Ant)

Lihat juga...