Selama 2017, LSF Sensor 38.061 Film

“Begitu juga dengan masyarakat yang sudah menerapkan sensor mandiri, baik ketika menonton film di bioskop, maupun terlebih lagi di rumah”, katanya.

LSF yang usianya kini sudah seabad lebih sebagai lembaga sensor telah menyiratkan banyak hal di dunia perfilman dalam kehidupan bangsa dan negara. Banyak hal yang mampu dilakukan sebuah film terhadap keberlangsungan umat.

“Perjalanan panjang LSF, memiliki peran besar dalam menyiratkan kaitan film dalam kehidupan bangsa dan negara,” tegasnya.

Peran film dalam masyarakat tak hanya sebatas hiburan saja, namun juga berkaitan dengan unsur edukasi. “Kedua hal tersebut takkan pernah lepas dan bakal terus beriringan. Bahwasannya film memang memiliki peran dalam meningkatkan taraf kehidupan bangsa, baik dari peningkatan kecerdasan serta alat penetrasi kebudayaan,“ tandasnya.

Sekarang, LSF telah berkomitmen akan selalu bertugas sesuai kapasitasnya, yakni memberikan regulasi bagi film-film yang bakal tayang di Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmennya terhadap industri perfilman Tanah Air.

Keberadaan LSF merupakan wujud komitmen kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari hal negatif dalam film melalui sensor. Hakekatnya setiap orang sudah memiliki sensor mandiri dalam dirinya, sensor mandiri yang ditekankan LSF sekarang ini adalah sensor yang alami dari diri sendiri.

Lihat juga...