Serunya Nikmati Libur di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi

BUKITTINGGI — Kota wisata Bukittinggi, Sumatera Barat sepertinya tidak akan pernah membuat pengunjungnya merasa bosan ataupun dengan mudah melupakan daerah yang dikelilingi oleh pegunungan itu. Meski musibah kebakaran ribuan kios dan ratusan toko melanda, pesonanya tetap terlihat.

Buktinya, liburan di penghujung tahun 2017 ini, Bukittinggi benar-benar terlihat padat pengunjung. Titik lokasi wisatanya pun ramai dikunjungi. Seperti Jam Gadang, Ngarai, Lobang Japang, dan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan.

Namun, dari sekian tempat wisata yang ada, liburan penghujung tahun 2017 ini, dari pantauan, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan merupakan yang paling ramai dikunjungi.

Keramaian ini terlihat pada saat antrean pembelian tiket masuk. Meski bertepatan pada hari libur, tidak ada kenaikan tarif. Untuk dewasa per orangnya membayar Rp15.000, sedangkan anak-anak yang tergolong usia 12 tahun ke bawah per orang Rp10.000.

Selain itu, Jembatan Limpapeh yang merupakan jembatan gantung di atas Jalan Ahmad Yani, Bukittinggi yang menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock, dengan panjang mencapai 90 meter dan lebar 3,8 meter itu, juga dipadati oleh pengunjung untuk melihat panorama.

Meta bersama anak-anaknya saat berada di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan usai menyasikan Gajah yang tengah ditunggangi oleh pengunjung/Foto: M. Noli Hendra

Saat berada di dalam Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ini, pengunjung yang masuk hampir sekira 70 persennya merupakan anak, sedangkan 30 persennya lagi merupakan kedua orangtua yang mendampingi.

Cukup banyak satwa yang bisa dilihat, mulai dari Rusa, Kijang, Gajah, Singa, Harimau, Buaya, Beruang Madu, Burung Cendrawasih, Burung Onta, Zebra, berbagai jenis ikan, dan tidak ketinggalan kebudayaan Minangkabau di dalam Rumah Gadang yang didirikan di dalam kawasan tersebut.

Salah seorang pengunjung yang datang, Meta mengatakan, ada sekira empat bulan lamanya tidak datang ke Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan itu, sangat terlihat banyak perubahan, terutama spot-spot berfoto dengan keluarga bertambah.

Lihat juga...