Spanyol Batalkan Penahanan Puigdemont

44
Ilustrasi lambang Spanyol - Foto: Istimewa

MADRID – Mahkamah Agung Spanyol memutuskan menarik perintah penahanan internasional terhadap mantan pemimpin prokemerdekaan Katalunya, Carles Puigdemont pada Selasa (5/12/2017). Saat ini Puigdemont dalam posisi mengasingkan diri di Belgia.  

Mahkamah setempat mengatakan, Puigdemont dan empat anggota kabinetnya di Belgia telah memperlihatkan kesediaan untuk kembali ke Spanyol. Direncanakan Puigdemont akan mengambil bagian dalam pemilihan daerah Katalunya pada 21 Desember.  

Masa kampanye pemilihan telah dimulai pada Selasa (5/12/2017). Pemilihan itu sendiri diselenggarakan oleh Madrid sebagai upaya untuk menyelesaikan krisis terkait upaya Katalunya wilayah kaya di timur laut Spanyol yang terus berupaya untuk memerdekakan diri.

Madrid berharap partai-partai yang mendukung kesatuan dengan Spanyol akan memenangi pemilihan. Sementara partai-partai prokemerdekaan Katalunya menganggap pemilihan sebagai jalan menuju pemisahan dari Spanyol.

Tidak ada kejelasan soal apakah Puigdemont akan segera kembali ke Spanyol atau tidak. Namun demikian kemungkinan di Spanyol, Puigdemont akan ditahan sambil menunggu proses penyelidikan yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.  

Kelima politisi yang dipecat Madrid itu pergi ke Belgia setelah Katalunya secara sepihak menyatakan kemerdekaan pada 27 Oktober 2017 lalu. Deklarasi kemerdekaan tersebut dianggap sebagai kegiatan ilegal oleh pengadilan Spanyol.  

Puigdemont menghadapi dakwaan penghasutan, pemberontakan, penyelewengan dana masyarakat, tidak patuh serta melanggar kepercayaan. Dakwaan-dakwaan tersebut telah dikeluarkan pengadilan Spanyol pada 3 November lalu.  

Sementara para pengacara Puigdemont mengatakan, bahwa kejahatan-kejahatan yang dituduhkan pada Puigdemont beserta para anggota kabinetnya itu tidak bisa dikenai hukuman berdasarkan aturan hukum Belgia. Hakim Belgia yang menangani kasus ekstradisi diperkirakan akan mengumumkan putusannya pada 14 Desember.  

Kasus ekstradisi antara Spanyol dan Belgia bisa berlangsung berbulan-bulan karena keputusan pengadilan Belgia bisa diajukan ke pengadilan banding. (Ant) 

Komentar