Sukun Yuso Puas Finish di Posisi 4 Livoli 2017

YOGYAKARTA – Gagal meraih tiket final dan juga gagal merebut posisi tiga Livoli Divisi Utama 2017, Sukun Yuso Gunadharma akhirnya cukup puas dengan finish di urutan keempat. Pada perebutan juara tiga, Sukun Yuso gagal menaklukkan Indomaret Sidoarjo.

Pada perebutan posisi tiga di GOR Dimyati, Tangerang, Sukun Yuso sebenarnya tampil lumayan baik. Tim asal DIY mampu mengimbangi permainan Indomaret, meski harus mengakui keunggulan tim asal Sidoarjo dengan skor 25-22 di set pertama.

Pada set kedua, Yuso mencoba mengimbangi, namun harus kembali diungguli Indomaret 25-21. Permainan Yuso semakin menurun pada set ketiga dan kembali menelan pil pahit setelah ditaklukkan Indomaret 25-18.

Dengan total skor 75, mengantarkan Indomaret sebagai juara ketiga PGN Livoli 2017. Sedangkan posisi pertama berhasil diraih Bhayangkara Samator setelah memenangkan pertandingan final melawan TNI AU dan menempatkan TNI AU di posisi kedua.

Menurut Manajer Sukun Yuso Gunadarma, Agung Budi Prasetyandi, timnya memang gagal merebut juara tiga. Namun, Yuso berhasil memenuhi target masuk putaran empat besar tahun ini. Tahun sebelumnya, Yuso hanya berhasil meraih posisi kelima.

“Hasil kompetisi tahun ini menjadi pembelajaran untuk meraih progres lebih baik pada Livoli berikutnya. Pertandingan yang sudah dilakoni tim akan menjadi bahan evaluasi untuk menyiapkan tim Livoli ke depannya,” katanya, Senin (11/12/2017).

Menurut Agung, kondisi pemain berdampak pada permainan tim pada beberapa pertandingan terakhir. Sejak melawan Berlian Jateng pada Senin (4/12/2017) lalu, sejumlah pemain dalam kondisi kurang fit bahkan ada yang mengalami cedera meski meraih kemenangan.

“Banyak pemain yang kurang fit, pada cedera, sehingga banyak memainkan pemain-pemain pengganti. Oki Puji, Antok Bertiawan, Slamet Rudianto kondisinya kurang fit,” paparnya.

Dengan hasil yang diraih saat ini, Agung berharap tahun depan bisa mencapai target yang lebih tinggi lagi. Pengalaman pertandingan pada Livoli 2017 akan digunakan untuk menyiapkan pemain, terutama pemain-pemaian muda.

“Tahun depan persiapannya harus lebih baik dari segi fisik maupun teknik, karena musuh pasti juga lebih berat lagi. Usia pemain yang sebagian besar rata-rata U21 masih terus ditingkatkan kemampuannya,” katanya.

Lihat juga...