Tata RTH, Bantaran Sungai Ditanami Pepohonan

Editor: Satmoko

54
Dinas Lingkungan Hidup Sikka bersama pemuda GMIT dan aparat kodim 1603 Sikka melakukan penanaman pohon di sepanjang bantaran kali mati kelurahan Kota Baru Maumere. Foto: Ebed de Rosary

MAUMERE – Dalam rangka melakukan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Maumere, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sikka melaksanakan penanaman pohon di sepanjang bantaran kali mati dan di berbagai fasilitas umum seperti rumah ibadah dan sekolah.

“Kami sudah mulai melakukan penanaman pohon sejak tanggal 1 Desember kemarin karena saat ini sudah memasuki musim hujan. Penanaman kami lakukan di bantaran kali mati di kelurahan Kota Baru Maumere,” sebut Ir. Yunida Pollo, Rabu (6/12/2017).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka ini, saat ditemui Cendana News menjelaskan, dalam penanaman pohon pihaknya bekerja sama dengan Kodim 1603 Sikka dan pemuda gereja GMIT. Ini juga dalam rangka memperingati Hari Kartika Juang sehingga kerjasama dilakukan dengan TNI AD.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka Ir. Yunida Pollo. Foto: Ebed de Rosary

“Kami sudah merencanakan dan bekerjasama juga dengan kampus IKIP Muhammadiyah Maumere untuk melakukan penanaman pohon di area kampus dan masih menunggu jadwal pelaksanaan dari pihak kampus di bulan Desember ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka Yosef Animus, SSp saat ditemui Cendana News menyebutkan, dalam kegiatan penataan RTH pohon yang ditanam yakni Sengon, Nangka, Tunjung, Glodokan, Pucuk Merah, Palem Ekor Tupai, Palem Putri, Tobobuyo dan Flamboyan.

Dikatakan Yosef, penanaman tahap kedua akan dilaksanakan Jumat (8/12/2017) di pelataran kantor bupati Sikka di jalan El Tari dengan menanam pohon Sengon dan Glodokan. Kalau di kampus Muhamadiyah ditanam pohon Glodokan 75, Tunjung 75, Palem Putri 25 serta Palem Ekor Tupai sebanyak 25 anakan.

“Saat ini kondisi pepohonan di kota Maumere sudah banyak yang tua dan tumbang sehingga perlu ada peremajaan kembali. Selain itu masih banyak lahan kosong yang belum ditanami sehingga kami berinisiatif melakukan penanaman agar lingkungan lebih hijau,” tuturnya.

Kesadaran masyarakat Kabupaten Sikka dalam menanam pepohonan ucap Yosef cukup tinggi. Namun kebanyakan pohon yang ditanam di halaman rumah merupakan pohon buah-buahan seperti Mangga dan Klengkeng. Hampir semua rumah di Kota Maumere terdapat pohon Mangga yang ditanam sejak 5 tahun belakangan dan semuanya sudah berbuah.

“Dalam penanaman pohon kali ini kami memilih jenis-jenis pohon yang tidak mudah tumbang dan dahannya tidak mudah patah agar saat musim hujan serta angin kencang tidak membahayakan masyarakat saat melintas di pinggir jalan dan berada di fasilitas umum,” pungkasnya.

Komentar