Uang Beredar November Naik 9,3 Persen

JAKARTA – Bank Indonesia mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 9,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp5.320 triliun. Kondisi tersebut melambat bila dibandingkan pertumbuhan tahunan Oktober 2017 sebesar 10,6 persen (yoy).

Menurut analisa uang beredar Bank Indonesia untuk November 2017, perlambatan pertumbuhan uang beredar dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat, perlambatan pertumbuhan kredit, dan perlambatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih.

“Kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat tercermin dari kewajiban Bank Indonesia dan perbankan kepada pemerintah pusat yang tumbuh meningkat dari 9,8 persen (yoy) pada Oktober 2017 menjadi 25,5 persen (yoy) pada November 2017,” jelas pernyataan resmi BI, Jumat (29/12/2017).

Lihat juga...