UI Luncurkan UI Halal Center

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Unit Kerja Khusus Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat bernama UI Halal Center di Auditorium Gedung Intergrated Laboratory Research Center (ILRC) UI Depok, Selasa (19/12/2017).

Keberadan UI Halal Center merupakan bagian dari rencana mendirikan lembaga pemeriksa halal (LPH) yang nantinya akan berada di bawah UI Halal Center. “LPH akan berada di bawah UI Halal Center yang nantinya laboratorium dan kantor dari UI Halal Center ini akan ditempatkan di gedung ILRC lantai 3 yang sudah dialokasikan oleh UI,” ujar Kepala Laboratorium UI Halal Center Amarila Malik, Selasa (19/12/2017).

Diharapkan melalui UI Halal Center tersebut, UI akan menjadi salah satu center of excellence LPH di Indonesia, Asia Tenggara dan dunia. Hal itu mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.

UI Halal Center merupakan sebuah usaha UI untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan UU No. 33/2014 yang mengharuskan pemerintah menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH). Untuk melaksanakan upaya tersebut, UI Halal Center bekerja sama dengan Perhimpunan Al Irsyad dan Management & Science University (MSU).

Nota kesepakatan kerjasama telah ditandangani oleh UI dengan Ketua Umum DPP Perhimpunan Al-Irsyad, dr. M. Basyir A. Syawie dan Presiden MSU Prof. Tan Sri Dato’ Wira Dr Mohd Shukri Ab Yajid. MSU akan melakukan pendampingan kepada UI Halal Center agar bisa berkembang sebagai sebuah lembaga halal dengan standar mutu internasional.

“MSU mempunyai sebuah Halal Centre yang bereputasi dan berjejaring internasional, sehingga pendampingan ini diharapkan akan menjadi sebuah simbiosis mutualisme yang menguntungkan bagi kedua belah pihak,” tambah Amarila.

Kerja sama dengan Perhimpunan Al Irsyad adalah dalam rangka pendampingan keilmuan syariat dan fatwa. Perhimpunan Al Irsyad akan mendampingi UI dalam melakukan analisa kehalalan dan pelatihan-pelatihan yang memerlukan pakar ke-Islaman yang ahli di bidangnya.

Sebagai sebuah organisasi Islam berbasis pendidikan sosial kemasyarakatan yang sudah berdiri sejak 1914, banyak tokoh alim ulama yang berasal dari Al Irsyad, seperti Muhammad Yunus Anis dan Prof. Dr. T.M. Hasby As-Shiddique, sehingga tidak perlu diragukan tentang kualitas keahlian dari para tokoh yang ada di organisasi tersebut.

Selain itu, kerja sama dengan Al-Irsyad juga terkait dengan jaringan para pebisnis di bawah Kadin Indonesia Komite Timur Tengah. Diharapkan dengan kerja sama ini, UI Halal Center akan terkoneksi dengan jaringan pasar halal di Timur Tengah yang memang sangat berpotensi.

Dari rencana kerja yang disusun, nantinya sejumlah kegiatan yang dilakukan di UI Halal Center antara lain menyediakan layanan uji produk, konsultasi dan advokasi jasa halal yang tersertifikasi, menyelenggarakan edukasi dan advokasi produk dan jasa halal yang berkontribusi komprehensif terhadap masyarakat.

Selain itu juga melakukan kajian saintifik dan islami untuk pengembangan industri halal, melaksanakan training, pelatihan, pendidikan dan program-program pemberdayaan konsumen maupun produsen atau pengusaha produk dan jasa halal. (Ant)

Lihat juga...