UIN Alauddin akan Bentuk Sentra Kerja Serap Lulusannya

MAKASSAR – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Musafir Pababbari, mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat berencana membentuk sentra bursa kerja untuk menyerap lulusan atau para alumni kampus tersebut.

Prof. Musafir Pababbari di Makassar, Rabu (27/12/2017), mengatakan, menyiapkan ruangan khusus untuk mendapatkan informasi lowongan kerja dari berbagai perusahaan ataupun instansi pemerintahan.

“Jadi, rencana ada ruangan khusus yang menawarkan berbagai informasi pekerjaan yang dikhususkan kepada alumni-alumni kita,” katanya, dalam acara pengukuhan 724 wisudawan hari ini.

Ia menjelaskan, apa yang dilakukan itu sebagai upaya atau bentuk perhatian dan keberpihakan pihak kampus terhadap para alumni UIN Alauddin.

Pihaknya juga mengaku jika lulusan atau alumni UIN Alauddin tidak semuanya dapat terserap dalam dunia kerja, sehingga butuh perhatian lebih untuk membantu menyerap potensi yang dimiliki para alumni ke depan.

“Apa yang kita lakukan juga mengikuti metode atau konsep-konsep yang dilakukan oleh universitas maju yang ada di luar negeri dengan tetap memantau dan berbagi informasi kepada para alumni khususnya terkait pekerjaan,” ujarnya.

Sementara untuk kegiatan wisuda sendiri, UIN Alauddin resmi mengukuhkan 724 alumni dalam rapat senat terbuka di gedung auditorium kampus II Samata, Gowa, Sulawesi Selatan.

Ada pun wisudawan UIN yang dikukuhkan, yakni dari program Diploma, strata satu, ners, Magister, serta Doktor.

Rincian wisudawan pada sesi pertama hari ini untuk program Pascasarjana (21 orang), Fakultas Syariah dan Hukum (105 orang), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (388 orang), Fakultas Ushuluddin (80 orang), dan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat (130 orang).

Sementara sesi kedua yang akan di laksanakan 28 Desember 2017, rancananya akan mengukuhkan 716 wisudawan-wisudawati yakni dari fakultas fakultas adab (133 orang), Dakwah dan komunikasi (174 orang), Fakultas Sain dan teknologi (178 orang), dan Fakuktas Ekonom dan Bisnis Islam (231 orang). (Ant)

Lihat juga...