Usaha Kuliner Primadona Warga Balikpapan

BALIKPAPAN – Warga Balikpapan sangat menggemari usaha kuliner. Makanan alternatif dari Balikpapan begitu banyak dikembangkan.

Kepala Seksi Bina UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Balikpapan, Rabiatun menjelaskan dari data 19.710 UMKM tersebut terdapat berbagai sektor usaha diantaranya jasa, perdagangan, industri dan kuliner.

40 persennya adalah usaha kuliner baik itu usaha makanan kering hingga makanan basah maupun makanan yang menjadi oleh-oleh Balikpapan.

“Balikpapan itu kebanyakan usaha kuliner atau olahan makanan. Karena makanan lebih mudah dan lebih sedikit serta paling dicari. Hampir 40 persen usaha kuliner,” jelasnya Selasa (19/12/2017).

Berdasarkan data yang dilansir dari 19.710 UMKM di Balikpapan tercatat tidak semua aktif karena jumlah UMKM cepat berubah. Data tersebut merupakan data terakhir saat pendataan tahun 2016.

“Sepertinya tidak semua aktif karena UMKM itu kan cepat berubah. Itu pendataan kami dengan kelurahan, datanya tidak begitu valid, tapi itu terakhir kita lakukan pendataan tahun 2016,” ucap Rabiatun.

Di tengah kondisi ekonomi yang kurang membaik, pihaknya mengatakan tidak mempengaruhi pertumbuhan UMKM di Balikpapan. Bahkan jumlah UMKM meningkat, meskipun dari sisi omzet mengalami penurunan.

“Untuk UMKM pertumbuhannya malah meningkat, tapi segi pemasaran mengalami penurunan omzet. Turunnya karena banyak kena PHK dan kelas high class sedikit mengalami penurunan omzet, tapi yang terjangkau tidak pengaruh,” terang Rabiatun.

Dia menambahkan, upaya yang dilakukan saat ini melakukan pembinaan dengan berbagai pelatihan seperti membuat kue, pelatihan membuat kemasan yang menarik dan diklat manajemen keuangan.

“Memang tahun ini untuk anggaran pembinaan tak banyak tapi kami terus berupaya dengan bekerjasama pihak ketiga seperti perusahaan melalui program CSR.

“Perusahaan-perusahaan juga saat ini banyak yang melakukan pelatihan untuk UMKM dan hal ini sangat membantu,” ujarnya.

 

Lihat juga...