Venue Porda Terbatas, Kota Yogya Pilih Sewa

YOGYAKARTA — Kota Yogyakarta akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) pada tahun 2019 mendatang. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi penyelenggara, terutama terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung khususnya venue untuk bertanding.

Beberapa fasilitas olahraga memang berada di Kota Yogyakarta seperti GOR Among Raga dan Stadion Mandala Krida. Hanya saja, keduanya bukan milik Pemkot Yogyakarta melainkan milik Pemda DIY. Pemkot hanya memiliki sarana pendukung berupa GOR Kridosono.

Guna mengatasi persoalan itu, Kota Yogyakarta memilih melakukan sewa. Strategi ini dinilai yang terbaik mengingat sangat tidak mungkin jika harus membangun fasilitas baru karena terbaatasnya lahan yang ada di Kota Yogyakarta.

“Strategi kita nanti sewa. Beberapa tempat yang bisa disewa ya disewa sesuai dengan arahan Wali Kota. Kalau membangun sangat tidak mungkin karena lahan di Kota Yogya kan terbatas,” ucap Sekretaris Umum KONI Kota Yogyakarta, Rob Sumiarno, Minggu (17/12/2017).

Menurut Rob, nantinya sewa tidak hanya akan dilakukan untuk momen tertentu saja. Masih sesuai arahan Wali Kota, jika memungkinkan sewa venue dilakukan sekaligus untuk jangka waktu setahun. Nantinya, tinggal pemanfaatan venue tersebut diprioritaskan untuk warga Kota Yogya.

“Misalnya Mandala Krida ditarget berapa, ya disewa sejumlah itu. Kalau misal ditarget X rupiah, ya nanti disewa X rupiah. Mulai 2018 sudah direncanakan seperti itu, apalagi untuk 2019 karena akan digunakan sebagai venue Porda,” jelasnya.

Jurnalis senior itu menambahkan, GOR Kridosono yang dikelola PDAM akan direnovasi agar lebih layak digunakan sebagai venue berlatih maupun bertanding. Setelah selesai renovasi, Kridosono dapat digunakan untuk cabang renang, bola basket, bola voli, bulutangkis, dan beladiri.

“Tapi bukan stadionnya, karena stadion itu justru milik Pemda DIY. Kota Yogya hanya punya GOR saja,” pungkasnya.

Lihat juga...