Warga Klaten Serbu Pasar Murah Sembako

SOLO — Jelang natal dan tahun baru 2018, menjadi sasaran bagi anggota legistalor Senayan untuk mengadakan pasar murah sembako. Tak tanggung-tangung, sebanyak 5.000 paket sembako hari ini disebar untuk warga Klaten, Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/12/2017).

Salah satu lokasi pasar murah sembako ini adalah Desa Padas, Kecamatan Karanganom, Klaten. Ribuan warga memadati gedung olahraga yang dijadikan lokasi pasar murah sembako yang digelar politisi Partai Golkar, ini.

Anggota DPR RI Endang Srikarti Handayani memberikan lansung sembako murah kepada warga di Desa Padas, Klaten. -Foto: Harun Alrosid

Antusiasme warga sangat tinggi, karena pasar murah bertepatan dengan libur panjang sekolah, jelang natal dan tahun baru 2018. “Harga sembako banyak yang naik, ini ada pasar murah  bisa meringankan beban warga,” ucap Suliyem, salah satu warga Padas kepada awak media, Jumat (15/12/2017) sore.

Warga Rt 02 Rw VII itu mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah sembako. Pasalnya, harga sembako yang dijual lebih miring dibanding harga normal. “Bisa hemat 50 persen lebih. Ini satu paket hanya diminta membayar Rp40 ribu, kalau harga standar bisa mencapai Rp90 ribu,” katanya.

Tak jauh berbeda dikatakan Parjianto. Bapak tiga anak ini menganggap pasar murah yang diselenggarakan wakil rakyat kelahiran Klaten itu dilakukan di waktu yang tepat. Di saat warga dipusingkan dengan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, pasar murah sembako justru disebar untuk warga Klaten.

Dia menuturkan, dengan Rp40.000, warga bisa mendapatkan 5 Kg beras, 2 liter minyak goreng serta 1 Kg gula pasir. “Saya berterima kasih sekali dengan adanya pasar murah ini, karena bisa mendengar keluhan masyarakat,” terangnya.

Bagi Endang Srikarti Handayani, digelarnya pasar murah sembako itu karena meningkatnya konsumsi masyarakat, terutama jelang natal dan tahun baru.

“Ini kan harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak dan gula sudah mulai naik. Mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” urai Endang.

Hari ini, kata dia, sebanyak 5.000 paket sembako murah disebar di tiga lokasi berbeda. Di antaranya di Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Desa Kadilonggon, Kecamatan Wedi serta Desa Padas, Kecamatan Karanganom. Seluruh hasil penjualan sembako dalam pasar murah itu akan didonasikan untuk pembangunan tempat ibadah.

“Hasil penjualan ini akan kita kembalikan kepada masyarakat. Yakni, dalam bentuk pembangunan tempat ibadah, maupun bantuan pendidikan untuk warga miskin,” tandasnya.

Lihat juga...