Waspadai Penyebaran Kabar Bohong Saat Pilkada

BANDUNG – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengingatkan masyarakat harus waspada terhadap penyebaran kabar bohong yang bersifat menghasut. 

Saat gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, diperkirakan persenbaran kabar bohong akan semakin marak. “Seperti pilkada, pilgub ini paling rawan dan paling banyak disusupi konten hoax,” kata Rudiantara di Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/12/2017).

Menurutnya, pilkada menjadi momentum paling rawan menyebar kabar bohong yang penyebarannya memanfaatkan media internet. Pesan bohong yang disampaikan dalam konteks pelaksanaan pilkada biasanya bersifat menjatuhkan atau menjelek-jelekkan antarpihak yang ikut dalam pilkada. “Saling serang, padahal ini tidak boleh,” katanya lagi.

Dia menyatakan, Kemenkominfo berupaya mencari solusi seperti menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang mengeluarkan fatwa ‘Muamalah Medsosiah’ yakni berupa pedoman bermedia sosial.

Selain dengan MUI, Kemenkominfo juga menggandeng penyelenggara pilkada yakni KPU dan Bawaslu dalam mengawasi penyebaran kabar bohong. “Mulai dari KPU sampai dengan Bawaslu, termasuk kami juga menggandeng perusahaan-perusahaan media sosial yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Apabila ada portal yang mengandung konten menyebarkan kabar bohong maka Kemenkominfo dengan mesin sistem khusus akan memberantasnya. Mesin tersebut, berfungsi untuk menganalisa portal-portal yang mengandung unsur kebohongan atau pun hujatan.

“Nanti akan diketahui isinya bertentangan dengan UU ITE atau tidak, ada unsur hoax-nya atau tidak, kalau ada akan langsung kami blok,” jelasnya.

Rudiantara mengajak masyarakat untuk lebih cerdas, bijak dan selalu konfirmasi apabila menerima pesan-pesan di media sosial. Dia mengimbau, masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan kembali setiap pesan yang mengandung unsur fitnah, mencela atau mengadu domba. “Jangan sampai ada yang dihukum karena ketidaktahuan, sebarlah kebaikan dan kebenaran,” katanya lagi. (Ant)

Lihat juga...