Wisatawan Berburu Durian Bintan

BINTAN – Wisatawan mancanegara menikmati durian yang dijual langsung pemilik kebun di Desa Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/12/2017). Wisman memakan durian di lapak-lapak yang disiapkan pedagang di depan rumahnya.

Di Desa Bintan Pesisir, wisman dapat memilih langsung berbagai jenis buah durian. “Durian Bentan (Bintan) ini enak, berlemak, wangi. Sedap,” kata Indris, salah seorang wisatawan asal Malaysia, Minggu (17/12/2017).

Indris mengaku, dapat menghabiskan tiga buah durian berukuran besar dalam waktu sebentar. Aroma buah super itu mendorongnya untuk terus menikmati durian. Terlebih harga yang diberikan masyarakat disebutnya tergolong murah.

Wisatawan asal Singapura Pelius mengaku berburu durian di Bintan Berkapur. Hal itu dilakukan setelah sebelumnya sudah menikmati durian Bintan yang dijual di Tanjungpinang. “Enak, rasanya mau tambah terus,” ucapnya dengan logat melayu yang kental.

Selain wisman, ratusan warga Kota Tanjungpinang juga berburu durian di Bintan Berkapur. “Harganya tidak jauh beda beli di dekat kebun atau beli di Tanjungpinang. Yang berbeda itu, sensasinya,” tutur Hasan, salah seorang warga Tanjungpinang.

Di Bintan Berkapur sedikitnya ada 10 keluarga yang menjual durian. Mereka memiliki kebun durian sendiri yang terletak tidak jauh dari kediamannya. Bahkan ada warga yang memiliki kebun di depan rumahnya.

Seorang pedagang di Bintan Berkapur bernama Amin menjelaskan, durian ada berasa pahit dan manis. Ada pula durian yang berbiji kecil dan berwarna kuning pekat.  “Namanya durian tembaga, disukai banyak orang. Kalau durian musang king dan durian daun belum gugur, mungkin 2-3 minggu lagi baru panen,” ujarnya.

Di lapak milik Amin juga ditemukan durian yang rasanya seperti mentega. Durian dengan rasa pahit dan wangi berukuran jauh lebih kecil, namun harganya sama seperti durian tembaga. Rata-rata durian dengan bobor 1 kg dijual dengan harga Rp40.000. Harga durian ini tidak akan dikuranginya meski konsumen membeli banyak. “Saya kasih bonus. Ini panen kedua di tahun 2017,” katanya. (Ant)

Lihat juga...