Zaskia dengan Kelainan Wajah Butuh Bantuan

AGAM — Zaskia Anugrah Ilahi, bayi berjenis kelamin perempuan berusia lima bulan yang tinggal bersama kedua orang tua di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, harus menjalani hidup dengan penyakit yang kini belum diketahui namanya. 

Zaskia terlihat dalam kondisi sehat-sehat saja, tetapi dengan adanya bentuk penjolan di bagian wajahnya yang nyaris menutupi kedua belah dua mata, membuat kondisi Zaskia memprihatinkan.

Ayah Zaskia, Zamzami, menceritakan, kondisi yang dialami anaknya itu sudah sejak lahir. Ia sendiri tidak menyangka putrinya bisa mengalami penyakit langka tersebut. Bahkan, akibat dari penyakitnya itu, turut membuat pertumbuhan tangan kanan dari Zaskia kurang aktif dan agak pendek jika dibandingkan dengan tangan kirinya.

“Meskipun begitu. kondisi anak saya ini tidak begitu bawel, karena yang namanya bayi, jika pun menangis itu pun wajarlah,” katanya, ketika dihubungi dari Padang, Rabu (27/12/2017).

Ia menyebutkan, Zaskia berpeluang untuk diobati sehingga ada kemungkinan bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya. Namun, setelah ada penjelasan dari dokter di RSUP M. Djamil Padang, untuk mengobati penyakit anaknya tersebut, perlu dana yang besar, karena untuk melakukan pengobatan harus dibawa ke rumah sakit yang berada di Jakarta.

Zamzami yang hidup sebagai seorang petani, merasa persoalan dana untuk pengobatan anaknya merupakan sebuah hal yang paling sulit untuk dicapainya. Sehingga, sebagai solusi yang dilakukan ialah mengurus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional (BPJS) Kesehatan.

Sebelumnya, keluarga Zamzami tidak memiliki BPJS Kesehatan atau pun Kartu Indonesia Sehat (KIP) yang preminya ditanggung oleh pemerintah. Namun, dengan kondisi yang dialami oleh putih kesayangannya itu, Zamzami pun mencoba untuk mengurus BPJS pribadi, meski keluarganya terbilang kurang mampu.

Selain telah membuat BPJS Kesehatan, Zamzami mengaku telah ada kepedulian dari masyarakat sekitar melalui penggalangan dana yang dilakukan oleh pemuda setempat. Hal tersebut, membuat keluarga Zamzami sedikit mengurangi beban, karena masyarakat sekitar sangat peduli dengan kondisi Zaskia.

Dikatakannya, secara perlahan persoalan dana untuk pengobatan Zaskia mulai terlihat menemukan titik solusi. Persoalan biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan yang akan dibawa ke rumah sakit di Jakarta.

Namun, persoalan lainnya ialah biaya tiket pesawat untuk keluarganya yang berangkat ke Jakarta, serta biaya kebutuhan sehari-hari, selama berada di Jakarta, karena Zamzami tidak memiliki keluarga di Jakarta.

Sementara itu, Ibu Zaskia, Siska Amelia, mengatakan sangat berharap kondisi anaknya membaik, tanpa ada penyakit yang dialami. Ia mengaku sangat sedih melihat kondisi bayinya yang baru berusia lima bulan itu.

Bayi yang seharusnya sedang dalam usia yang tumbuh dengan senyum indah di wajahnya, kini Zaskia tumbuh dengan penyakit langka yang berada di wajah cantiknya.

Sementara, Camat Matur Tommy juga mengatakan, telah mengetahui persoalan adanya penyakit langka yang diderita oleh seorang bayi di daerahnya itu. Sebagai bentuk kepedulian, Camat sudah bekerjasama dengan masyarakat untuk penggalangan dana.

“Tentunya saya pribadi sangat prihatin dengan kondisi bayi itu. Untuk itu, kita sudah berkoordinasi dengan Pemkab Agam, agar operasi Zaskia bisa dilaksanakan secepatnya,” ucapnya.

Kedua orang tua Zaskia berharap, jika pun ada bagi masyarakat yang ingin membantu Zaskia untuk bisa sembuh dari penyakit langkanya, bisa mengirimkan donasi melalui rekening Bank BRI atas nama Siska Amelia (ibu Zaskia) dengan Nomor Rekening : 787301005474531.

Lihat juga...