15 Januari, Korut-Korsel Selenggarakan Pembicaraan Lanjutan

85

SEOUL – Korea Utara dan Korea Selatan sepakat akan mengadakan pembicaraan tingkat kerja di Pavilion Tongil di wilayah Korea Utara dekat desa gencatan senjata Panmunjom pada 15 Januari.

Menteri Unifikasi Cho Myung-kyun akan diutus untuk mengadakan pembicaraan mengenai peluang Korea Utara mengirim grup seni pertunjukannya ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan. Pembicaraan antar-Korea diadakan bergantian di Wisma Perdamaian, yang terletak di sisi Panmunjom wilayah Korea Selatan di zona demiliterisasi, dan Paviliun Tongil di Utara.

Pada Sabtu (13/1/2018) pagi waktu setempat, Kementerian Penyatuan Korea mengatakan, bahwa Korea Utara mengusulkan mengadakan pembicaraan pada 15 Januari mengenai soal tersebut. Mereka juga meminta adanya tanggapan cepat atas proposal Korea Selatan yang disampaikan pada 12 Januari untuk mengadakan pembicaraan tingkat kerja mengenai partisipasi Korea Utara dalam Olimpiade Musim Dingin Pyongchang.

Pejabat dari Korea Utara dan Korea Selatan awal pekan ini mengatakan sepakat mengadakan perundingan menyelesaikan masalah dan mencegah konflik yang terjadi. Secara kebetulan, setelah dialog resmi pertama mereka dalam lebih dua tahun di tengah-tengah ketegangan tinggi mengenai program senjata Utara.

Korea Selatan mengatakan, pihaknya sedang mengusahakan membentuk tim gabungan yang beranggota atlet wanita di cabang olah raga hoki dengan pihak Utara. Pejabat Komite Olimpiade Internasional Korea Utara (IOC) mengatakan komite sedang mempertimbangkan proposal tersebut. Kedua belah pihak juga akan mengadakan pembicaraan yang dituanrumahi IOC pada 20 Januari.

Dalam suatu pernyataan bersama setelah pembicaraan selama 11 jam pada Selasa (91/2018), Korea Utara dan Korea Selatan menyatakan mereka telah sepakat untuk mengadakan pembicaraan yang terkait dengan militer. Korea Utara akan mengirim delegasi besar ke Olimpiade Musim Dingin bulan depan.

Washington menyambut langkah pertama memecahkan sengketa senjata nuklir Korea Utara, kendati Pyongyang menyatakan itu ditujukan hanya pada Amerika Serikat dan bukan untuk pembahasan. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.