banner lebaran

Akses Memadai Kunci Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Lampung

78

LAMPUNG—Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Frans Agung MP Natamenggala menyebutkan, wisata yang ada di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan sangat indah dan berpotensi menarik wisatawan.

Ia bahkan menyebut salah satu potensi wisata bahari yang semula jarang dikenal dan hits di media sosial semakin banyak dikunjungi, seperti objek wisata Green Canyon di Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni.

Potensi tersembunyi berupa air laut yang menjorok ke daratan berdinding bebatuan sisa ledakan Gunung Krakatau dengan ciri khas batuan lava yang membeku tersebut kerap disebut dengan “Green Canyon” layaknya nama serupa di Pangandaran Provinsi Jawa Barat. Objek wisatanya menarik dengan view Gunung Rajabasa, Selat Sunda dengan akses menyusuri perkebunan milik warga, tebing batu dan pepohonan tepi pantai.

“Akses menuju green canyon memang dari jalur darat terlihat ekstrim dan menantang namun perlu dikembangkan dengan penyediaan perahu khusus agar wisatawan lebih mudah mengaksesnya,” terang Frans Agung saat mengunjungi objek wisata Green Canyon Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan baru-baru ini.

Frans Agung MP Natamenggala, anggota Komisi IX DPR RI dan ketua IKA FISIP Unila (tengah) saat berada di objek wisata green canyon Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Ia menyebut beberapa ruas jalan menuju destinasi wisata mulai dikembangkan didukung dengan lancarnya lalu lintas menuju ke Lampung paska dibukanya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 8,9 Kilometer di Pelabuhan Bakauheni-Simpang Susun Bakauheni.

Frans Agung juga mengapresiasi masyarakat di wilayah Desa Kelawi yang membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minangrua Bahari dalam pengelolaan sejumlah objek wisata di kawasan tersebut di antaranya Karang Menyan, Pantai Minang Rua, Green Canyon, Goa Lalay dan Air Terjun Tingkat. Penyediaan fasilitas “homestay”, penginapan secara mandiri oleh warga disebutnya akan memberi sumber penghasilan dari sektor jasa pariwisata.

“Dukungan pemerintah ke masyarakat di kawasan wisata tentunya bukan hanya hanya terkait infrastruktur tetapi pemberdayaan tenaga kerja dalam segi penyediaan jasa atau pembuatan souvenir yang memiliki nilai jual,” terang Frans Agung.

Dukungan dan pelatihan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam sektor pariwisata disebutnya akan memberi dampak penghasilan bagi masyarakat pesisir pantai selain memiliki pekerjaan utama sebagai petani, nelayan. Saat liburan bisa menyediakan homestay dan penyewaan perahu.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.