Arab Saudi Upayakan Ekstradisi Para Tersangka Korupsi

55

RIYADH – Jaksa penuntut umum Arab Saudi berupaya melakukan ekstradiri terhadap para tersangka koruptor yang tinggal di luar negeri. Langkah itu merupakan bagian dari upaya pembersihan, yang telah berlangsung selama dua bulan dan telah menjaring sejumlah pangeran dan konglomerat.

Bukti-bukti sedang dikumpulkan menyangkut para buronan agar dakwaan terhadap mereka bisa dikeluarkan. “Dengan bukti permintaan bisa disampaikan kepada para pemerintah negara-negara asing untuk menyerahkan mereka kepada kerajaan,” kata Jaksa Saud al-Muajab, Sabtu (13/1/2018)

Belum ada kejelasan soal berapa banyak warga Saudi yang diincar dan di negara-negara mana saja mereka sedang berada. Pasukan keamanan Saudi telah menjaring puluhan tokoh politik dan bisnis. Mereka ditahan di hotel mewah Ritz Carlton di Riyadh atas perintah Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Langkah pembersihan itu dianggap sebagai perang terhadap korupsi yang merajalela. Namun demikian, juga dilihat banyak pengulas sebagai cara yang membantu Pangeran Mohammed memperkuat cengkeraman kekuasaan Mohammed bin Salman setelah pada musim panas lalu mendepak sepupunya sebagai mewaris takhta.

Para pejabat Saudi sedang merundingkan penyelesaian dengan para tahanan. Pihak berwenang mengatakan mereka sedang berupaya untuk menyelamatkan dana sekitar 100 miliar dolar AS, yang merupakan milik negara.

Muajab mengatakan bulan lalu bahwa sebagian besar tahanan setuju menjalani penyelesaian itu agar mereka terhindar dari hukuman. Sementara para tahanan lainnya kemungkinan akan ditahan selama beberapa bulan lagi.

Muajab mengatakan, bahwa mereka yang berakhir di pengadilan akan diizinkan untuk menyewa pengacara yang akan membela mereka selama masa penyidikan dan persidangan. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.