hut

Balikpapan Mulai Data Potensi Masalah Jelang Pilgub

BALIKPAPAN — Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur telah dilaksanakan sesuai tahapannya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan. Tahapan yang juga mulai dilakukan adalah pendataan potensi masalah atau pun persoalan yang mungkin muncul pada tahapan pilgub 2018.

Ketua KPUD Balikpapan, Noor Thoha, menjelaskan persoalan data pemilih menjadi hal yang mungkin muncul. Seperti masih banyaknya warga yang belum melakukan perekaman elektronik KTP juga menjadi perhatian, karena masih 33 ribu penduduk yang belum melakukan perekaman.

“Terkait perekaman ktp-e juga jadi sorotan kami, karena salah satu peserta yang menjadi pemilih juga sudah melakukan perekaman. Ini juga kami koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” ucapnya, Rabu, (3/1/2018).

Lainnya juga persoalan penghuni rutan dan lapas di Balikpapan yang jumlahnya cukup banyak, mereka masuk tanpa dokumen kependudukan.

“Dari lapas dan rutan juga tidak bisa menjamin kalau mereka tak diakomodasi hak pilihnya, kalau sampai ribut bagaimana? Nah, ini juga harus disikapi,” terang Thoha.

Tidak hanya Itu, pihaknya menyebutkan soal penghapusan tiga RT di Kelurahan Karang Jati, karena proyek perluasan kilang. Warganya dipindahkan ke apartemen Pertamina.

“Ini juga harus disikapi, didata lagi dari nama dan alamatnya. Karena praktis kita kesulitan melakukan pemutakhiran data. Makanya imbau untuk segera menyesuaikan alamatnya,” tandasnya.

Menurutnya, persoalan-persoalan tersebut harus dipetakan agar saat pemutakhiran data dan saat pemilihan suara berlangsung dapat menggunakan hak suaranya.

“Kita sudah petakan persoalan-persoalan ini, karena proses pemutakhiran data juga akan berlangsung,” sebutnya.

Thoha menambahkan, persoalan-persoalan data pemilih ini harus segera dicarikan solusinya sebelum proses pemutakhiran data berlangsung. Mengingat data pemilih mempengaruhi angka partisipasi pemilih.

“Kalau DPT-nya ada kemudian saat pemilihan tidak ada menjadi soal juga. Masih banyak soal yang segera dicarikan solusinya,” tutupnya.

Lihat juga...