Bangunan Terancam Roboh, Puluhan Siswa SDN 2 Doplang Diungsikan

103

SOLO — Puluhan siswa Sekolah dasar SD Negeri 2 Doplang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, harus diungsikan ke sekolah lain. Hal ini dikarenakan atap sekolah, terutama Kelas II rawan roboh akibat dimakan rayap.

Pihak sekolah memilih mengungsikan sebanyak 23 siswa kelas II ke SMA Bung Karno, Karangpandan, yang lokasinya tak terlalu jauh dari SDN 2 Doplang. Langkah dipindahkannya puluhan siswa itu untuk antisipasi jika atap ruang kelas ambrol sewaktu-waktu, karena saat ini sudah ditopang dengan tiang bambu darurat.

“Sudah harus diganti atapnya, karena sudah lapuk dan dimakan rayap. Jika nekad digunakan dapat membahayakan anak-anak. Untuk sementara kita kasih tiang bambu untuk penyangga agar tidak langsung ambrol,” kata Kepala Sekolah SDN 2 Doplang, Yuliasri kepada awak media, Jumat (26/1/2018).

Menurut Yuliasri, rusaknya atap ruang kelas II karena memang sudah dimakan usia. Selain sudah tua, perbaikan sekolah juga sudah dilakukan hanya perbaikan kecil, seperti penambahan fasilitas pendidikan. “Untuk atap memang belum, karena membutuhkan dana yang cukup besar,” lanjut dia.

Kerusakan pada atap sekolah itu tidak hanya terjadi pada kelas II saja, karena susuan blandarnya (balok kayu penyanggah) menyambung dari kelas I-VI. Dalam waktu dekat, pihak sekolah akan kembali mengungsikan 30 siswa kelas IV dan V, yang juga mengalami persoalan yang sama.

Adanya berbagai kerusakan yang dapat mengancam keselamatan siswa dan menggangu proses belajar mengajar itu, Yuliasri sudah melaporkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) di tingkat kecamatan dan Dinas Pendidikan. Hanya saja, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan diperbaiki.

“Rencananya pekan depan kelas IV dan VI juga kita ungsikan. Persoalan di SMA Bung Karno sudah tidak ada ruang kelas yang kosong. Yang kelas II ini saja terpaksa menggunakan ruang OSIS,” imbunnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kecamatan Karangpandan, Sukiman menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan perbaikan SDN 2 Doplang dapat dilakukan. Sebab, sejauh ini pihaknya juga masih menunggu kejelasan anggaran yang dapat digunakan untuk memperbaiki atap sekolah yang rusak tersebut.

“Belum bisa dipastikan. Yang jelas adanya keruskan ini sudah kami laporkan kepada Dinas Pendidikan di Kabupaten. Karena yang rusak bagian atap, sebaiknya ke depan diganti dengan kerangka baja ringan agar tidak dimakan rayap,” jawabnya.

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Karangpandan, Sukiman-Foto: Harun Alrsoid.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.