Cari Limbah Kelapa untuk Kopra, Siasati Saat Libur Melaut

249

BADUNG —- Sejumlah nelayan yang tinggal di pesisir pantai Kedonganan, Desa Kelan, Kecamatan Kuta Badung, Bali sudah hampir sebulan ini tidak pergi bekerja melaut lantaran tingginya gelombang laut akibat musim angin barat.

Bagi sebagian nelayan hal tersebut tentu menjadi kegelisahan sendiri karena penghasilan utama mereka terganggu akibat tidak bekerja sebagai mana mestinya.

Namun tidak bagi Abdul Halim, pria 52 tahun ini, selain memperbaiki jaring serta alat-alat lainnya diperahu, ia memilih mencari limbah pohon kelapa yang hanyut (kintir) di pinggiran pantai.

Limbah kelapa tersebut ia ambil isinya untuk kemudian dijemur untuk dimbil minyaknya (Kopra). Kopra ini kemudian ia jual kepada pengepul dikawasan Negara Kabupaten Jembrana.

“Ya lumayan lah mas, daripada tidak ada kerjaan lagi,” ucap pria asli Jember ini saat ditemui di pinggir Pantai Kedonganan Senin sore, (29/1/2018).

Abdul, sapaan akrabnya menambahkan, kegiatan seperti ini ia rutin kerjakan di kala musim angin barat tiba. Dalam dua hari mencari limbah kelapa ia mengaku mampu mengumpulkan kelapa tersebut sebanyak 2.5 kuintal daging kelapa.

Dia menjualnya dalam bentuk kelapa yang masih kering kepada pengepul. Sementara untuk proses pencemaran dibutuhkan kurang lebih selama satu minggu agar kelapa ini bisa diproses menjadi Kopra.

“Harga jual kepada pengepul Rp6.000 ribu /kilogram. Mereka datang sendiri ke sini (Pantai Donganan),” imbuh ayah dengan dua cucu ini.

Selain mencari kintir atau sampah kelapa, ia juga mencari barang limbah lain seperti lombah kayu dan barang rongsokan yang juga dihanyut oleh air laut kepingin pantai.

Untuk limbah kayu ia biasa gunakan sebagai kayu bakar, sementara untuk limbah rongsokan barang bekas seperti botol plastik ia kumpulkan untuk kemudian dijual.

Seperti yang diketahui, kopra adalah daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra merupakan salah satu produk turunan kelapa yang sangat penting, karena merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Untuk membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur sekitar 300 hari dan memiliki berat sekitar 3-4 kilogram.

Setelah kopra selesai diekstrak minyaknya, yang tersisa adalah produk samping yang mengandung protein tinggi (18-25%), namun memiliki serat yang sangat tinggi, sehingga tidak bisa dimakan oleh manusia. Produk samping ini umumnya diberikan pada hewan ternak sebagai pakan.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.