Cegah Difteri, Polda Kaltim Vaksinasi Anggota

168

BALIKPAPAN – Setelah dinyatakan sebagai daerah Keadaan Luar Biasa (KLB) Difteri oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan pada awal Januari 2018, maka pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Timur melakukan vaksinasi kepada anggotanya, guna mencegah dan proteksi dini penyakit difteri.

Mengingat jumlah suspect difteri di Kota Balikpapan terus bertambah setelah sebelumnya 2 kasus, kini menjadi 6 kasus. Bahkan tahun 2017 kemarin terdapat satu kasus positif difteri.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan, AKBP dr Yudi Prasetyo mengungkapkan, hingga kini anggota Polri di Balikpapan yang sudah melakukan vaksin sebanyak 300 personil, dan akan terus bertambah untuk dilakukan vaksin.

“Sekarang sudah 100-300 orang sampai hari ini (12/1), karena vaksinasi terus berjalan. Kita antisipasi karena sudah dinyatakan KLB difteri oleh Dinkes dan Pemkot sehingga perlu langkah antisipasi,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan, Jumat (12/1/2018).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut, menjalankan perintah pimpinan sehingga langsung dialokasikan waktu untuk melakukan vaksinasi difteri. “Anggota dari dana yakestu, karena ini sifatnya urgen. Memang ada kasus di beberapa provinsi terjadi pada orang dewasa jadi orang dewasa yang juga kita antisipasi,” sebutnya.

Yudi mengatakan, tim kesehatan dari Polri juga akan mendatangi kantor polres dan polda untuk melakukan vaksinasi kepada anggotanya sesuai dengan ketersediaan stok. “Stok tersedia juga tergantung distributor karena banyak permintaan juga dari daerah-daerah. Tapi sejauh ini stok masih tersedia,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana menambahkan pemberian vaksin ini sendiri dinilai perlu sebagai bentuk antisipasi dan proteksi anggota Polri yang turun langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Ini perlu sebagai langkah antisipasi dan ke depan pemberian vaksin difteri akan terus dilakukan terhadap seluruh personel Polri di lingkungan kerja Polda Kaltim,” tambahnya.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan, AKBP dr Yudi Prasetyo (kanan). Foto: Ferry Cahyanti
Lihat juga...

Isi komentar yuk