banner lebaran

Dinkes Mimika Minta Warga Laporkan Petugas Puskesmas Mangkir

98

TIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, menyarankan agar warga segera melapor jika mengetahui ada Kepala Puskesmas atau stafnya yang tidak menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

Sekretaris Dinkes Mimika, Reynold Ubra, mengatakan beberapa waktu lalu sudah ada laporan dari masyarakat yang mengeluhkan tidak aktifnya petugas Puskesmas Agimuga dan beberapa tempat lainnya.

Meski begitu, kepada oknum petugas yang mangkir tersebut belum juga diambil tindakan tegas lantaran keterbatasan kewenangan di Dinkes Mimika. “Yang jelas sebagai instansi teknis, kami sudah mengambil langkah. Tapi, dibutuhkan kebijakan lebih besar lagi untuk menindak petugas-petugas yang lalai dalam menjalankan tugasnya itu,” kata Reynold, di Timika, Selasa (30/1/2018).

Ia meminta, masyarakat yang merasa dirugikan akibat ketiadaan layanan kesehatan oleh tenaga medis, agar bisa mengadukan hal itu ke pihak yang berwajib, baik kepolisian maupun kejaksaan.

“UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan secara tegas mengatur, bahwa masyarakat mempunyai hak untuk mendapat layanan kesehatan. Kalau di suatu tempat ada masyarakat yang tidak mendapat pelayanan kesehatan karena petugasnya tidak pernah ada di tempat, itu pelanggaran berat dan bisa dipidana,” jelas Reynold.

Sebelumnya, Kepala Distrik Agimuga, Yulius Katagame, mengatakan pelayanan kesehatan di Puskesmas Agimuga dalam tiga bulan terakhir dilakukan oleh prajurit TNI dari Batalyon 754 Eme Neme Kangasi yang bertugas di Pos TNI Kiliarma.

Kondisi itu terjadi lantaran Kepala Puskesmas Agimuga dan anak buahnya tidak satu pun berada di tempat. “Ini kenyataan. Tiga bulan terakhir sejak Oktober 2017, sama sekali tidak ada petugas kesehatan di Puskesmas Agimuga. Beruntung, di sana ada prajurit TNI dari Yonif 754, di mana komandan pos Kiliarma pernah bertugas di Bagian Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih. Komandan pos bersama satu anak buahnya yang setiap hari membuka Kantor Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang datang berobat,” kata Yulianus.

Ia mengatakan, situasi dan kondisi Puskesmas Agimuga yang tanpa petugas selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun itu sudah sering dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Hanya saja, hingga sekarang belum ada sikap tegas dari Dinkes Mimika terhadap Kepala Puskesmas Agimuga dan stafnya yang dinilai mangkir tersebut.

Kondisi tanpa petugas kesehatan juga terjadi di Puskesmas Pembantu Kampung Fakafuku dan Puskesmas Pembantu Kampung Amungun, Distrik Agimuga. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.