Dinsos dan Tagana Sikka Bersihkan Drainase di Maumere

257

MAUMERE – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sikka terus meningkat sejak awal Januari lalu. Musim hujan menyebabkan Dinas Sosial (Dinsos) dan Tagana Sikka melakukan bakti sosial membersihkan drainase di kota Maumere. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Sikka Emy Laka,SH. Foto : Ebed de Rosary

“Lingkungan sosial yang tidak bersih dan nyaman tentu akan menyebabkan penyakit mudah berkembang biak. Kami melihat drainase di kota Maumere banyak yang tergenang air sehingga kami sejak pagi turun membersihkan drainase,” ujar Kepala Dinas Sosial kabupaten Sikka Emy Laka,SH Jumat (26/1/2018).

Kepada Cendana News Emy menjelaskan, pembersihan dilakukan di saluran air di sekitar patung Kristus Raja dekat pertokoan. Sampah yang berhasil dibersihkan sebanyak 3 truk ukuran besar. “Dari Tagana sebanyak 30 orang sementara sisanya merupakan pegawai Dinas Sosial sehingga total sekitar 70 orang yang terlibat. Memang bukan tugas kami tapi ini sebagai salah satu bentuk kepedulian kami dalam menyikapi kondisi lingkungan yang terjadi,” tuturnya.

Pemerintah memiliki tugas menciptakan kota Maumere menjadi lebih baik. Namun tingkat kesadaran masyarakat disebutnya masih sangat rendah. Masyarakat masih membuang sampah sembarangan.

Lingkungan yang tidak sehat akan berdampak kepada timbulnya penyakit termasuk penyakit sosial di masyarakat. Untuk itu perlu dihidupkan semangat gotong royong, kerja bakti membersihkan lingkungan terlebih saat musim hujan.

Kordinator Tagana Sikka Beny Daga kepada Cendana News mengatakan, kasus penyakit DBD mengalami peningkatan. Bahkan dilaporkan DBD telah merenggut nyawa seorang anak di kabupaten Sikka dan membuat pihaknya tergerak untuk melakukan aksi bersih-bersih  saluran air.

Lingkungan yang tidak tertata dengan baik dan minimnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Saat musim hujan tiba kota Maumere sering tergenang banjir akibat saluran air tertutup oleh sampah plastik, limbah rumah tangga bahkan ranting pohon.

“Kami sudah bersihkan beberapa saluran air yang tergenang dan sudah bisa mengalir namun karena peralatan kami terbatas sehingga belum semua bisa dibersihkan,” ungkapnya.

Tagana Sikka jelas Beny merencanakan setiap hari Jumat akan melakukan kerja bakti bersihkan sampah dan drainase dimana minggu depan akan dilakukan di sekitar pasar senja Waibubuk di kelurahan Wairotang kota Maumere.

Baca Juga
Lihat juga...