FLL Bergerak Tumbuhkan Minat Baca di Wilayah Lampung

178

LAMPUNG — Relawan Forum Literasi Lampung (FLL) terus melakukan kunjungan ke 15 kabupaten kota yang ada di Provinsi Lampung dengan tujuan menumbuhkan minat baca bagi anak-anak yang selama ini kurang mendapatkan akses buku bacaan.

Ketua FLL, Eni Amaliah (46) menyebutkan, meski baru berdiri satu tahun lalu, namun ia bersama relawan lainnya terus berupaya untuk menularkan virus membaca dengan sasaran anak-anak. Berbagai upaya juga dilakukan, di antaranya mendonasikan buku ke sejumlah taman bacaan.

“Kami mendonasikan buku buku bacaan dari berbagai sumber selanjutnya kami sortir untuk dibagikan ke sejumlah taman bacaan dan pegiat literasi agar bisa dibaca oleh anak anak terutama di wilayah yang sulit mengakses buku bacaan,” terang ketua Forum Literasi Lampung, Eni Amaliah saat dikonfirmasi Cendana News di Desa Sidoluhur Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (28/1/2018).

Upaya mereka pun berbuah manis dengan banyaknya pihak yang mendukung dengan menyumbangkan buku layak baca yang kemudian didistribusikan ke pelosok-pelosok desa.

Ia juga mendorong pihak pemerintahan desa dapat mengalokasikan sebagian dananya untuk penyediaan buku sehingga masyarakat lebih mudah dalam mengakses ‘jendela dunia’.

Ditambahkan, beberapa rumah baca di daerah yang sudah mendapat dukungan FLL di antaranya Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran dan Lampung Selatan. Selain itu, pihaknya juga terus menggiatkan gerakan literasi ke sejumlah sekolah, balai desa, rumah ibadah seperti masjid, gereja bahkan pura.

Kunjungan ke Desa Sidoluhur di salah satu rumah warga yang berada tepat di Pura Panca Tirtha disebutnya sekaligus memanfaatkan balai bali yang memiliki ruangan terbuka sebagai tempat membaca buku bagi anak anak.

Puluhan anak di Desa Sidoluhur, Desa Sumur Kecamatan Ketapang mendapat bantuan buku dan alat tulis sekaligus kegiatan membaca buku [Foto: Henk Widi]
Selain membagikan buku bacaan, FLL juga berkoordinasi dengan Jangkar Pustaka Bakauheni, Chip Pustaka, Perahu Pustaka, Motor Perahu Pustaka, Rumah Baca Sumur Induk serta sejumlah pegiat literasi.

“Selain kegiatan membaca buku bersama kita juga melakukan kuis kuis agar anak anak mencintai kegiatan membaca sekaligus membagikan hadiah alat tulis,”terang Eni Amaliah.

Beberapa pegiat literasi yang terlibat dalam kegiatan membaca buku bersama dengan Forum Literasi Lampung di antaranya Ardiyanto dari motor perahu pustaka, Niluh Dewi dan Bripka Agung Gde Asmarajaya dari Jangkar Pustaka, Hamdani dari Chip Pustaka, Halimatus Saadah pemilik rumah baca Sumur Induk, Asros pemilik rumah baca Muara Piluk dan sejumlah relawan.

Niluh Dewi selaku salah satu relawan Jangkar Pustaka yang rumahnya menjadi tempat anak anak membaca buku pada kunjungan Forum Literasi Lampung menyebut dengan pemanfaatan hari libur tersebut diharapkan anak anak di Desa Sidoluhur memiliki semangat dalam membaca buku.

“Kami sediakan rak khusus untuk menempatkan sejumlah buku dengan adanya dukungan buku bacaan dari donatur sehingga anak anak selanjutnya bisa berkumpul di sini dan bisa membaca buku saat hari libur dan hari biasa,” beber Niluh Dewi.

Keberadaan rak buku yang akan menjadi tempat buku tersebut diharapkan akan menumbuhkan minat baca bagi anak anak di Desa Sidoluhur dengan jumlah lebih dari sekitar 100 Kepala Keluarga dan sebagian di antaranya memiliki anak anak usia sekolah.

Penyediaan lokasi balai bali di dekat pura sekaligus sebagai perpustakaan disebut Dewi akan semakin menjadi pendorong bagi anak anak di desa tersebut membaca buku.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.