hut

Forum Pemerhati Sampah Pangkep, Cara Anak Muda Jaga Lingkungan

PANGKEP — Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hal ini yang coba ditularkan oleh 20 pemuda Pangkep yang tergabung dalam Forum Pemerhati Sampah Pangkep. Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman para anggota Forum Pemerhati Sampah Pangkep membuat kegiatan memungut sampah.

Melihat sampah di Kabupaten Pangkep belum terkordinir dengan baik di beberapa kecamatan yang ada di daerah Pankep. Akhirnya Rusdi bersama teman-temannya bersepakat membuat komunitas Forum Pemerhati Sampah Pangkep. Komunitas ini terbentuk pada  2016 untuk mewadahi pemuda Pangkep yang peduli lingkungan.

Rusdi menceritakan bahwa keabersihan di daerah Pangkep belum di perhatikan secara baik hal ini bisa kita lihat di beberapa kelurahan kebersihannya belum terorganisir dengan baik.

“Di beberapa kelurahan yang ada diPangkep seperti contohnya saja Kelurahan Samawela, Daerah Labakkang di sini pembersihannya dan pengelolaan sampah belum terorganisir dengan baik,” ungkapnya pada Cendana News beberapa waktu lalu.

Untuk lingkungan di Kabupaten Pangkep ini terdiri dari tiga bagian yaitu, kepulauan, daratan, dan juga pegunungan. Untuk daerah daratan yaitu yang masuk perkotaan Pangkep masih ada beberapa sampah yang menumpuk di beberapa sudut jalan.

Kondisi yang sama juga di dapatti di kepulauan Pangkep, bahkan di perburuk dengan kebiasaan Masyarakat yang membuang sampah di laut.

Sedangkan untuk didaerah pegunungan seperti gunung Bulusaraung sampah disini sudah mulai di perhatikan oleh para pendaki. Hal yang paling miris ditemui para anggota Forum Pemerhati Sampah Pangkep ialah ketika melintas didaerah pasar Bonto-bonto, Kecamatan Ma’rang. Sampah di daerah tersebut bahkan menumpuk tinggi hingga menyerupai Bukit.

Rusdi mejelaskan bahwa peran pemerintah dalam menangani sampah ini masih kurang di perhatikan.

“Hal ini dibuktikan masih kurangnya tempat sampah yang disediakan pemerintah. Para masyarakat juga memiliki kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan seperti ke laut dan ke sungai,” jelasnya.

Untuk menyadarkan masyarakat yang ada di Pangkep Forum Pemerhati Sampah Pangkep mebuat beberapa kegiatan. Di antara kegiatan tersebut, deperti memungut sampah-sampah yang ada didaerah perkotaan, menanam bibit pohon dan juga mensosialisasikan daur ulang sampah yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pangkep. Selain itu juga pemerintah perlu mengaktifkan bank sampah di Kabupaten Pangkep.

Hingga kini kabupaten Pangkep hanya memiliki satu bank sampah yang terdapat di daerah Takkalabbua dan Bulu-Bulu. Sehingga Kabupaten Pangkep dapat terbebas dari sampah dan masyarakat juga tahu bahwa sampah bisa bernilai ekonomis.

Rusdi berharap Forum Pemerhati Sampah Pangkep menjadi wadah edukasi bagi seluruh lapisan dalam pengelolaan sampah.

“Untuk target ke depannya kita akan sebagai wadah pemberyaan masyarakat, individu, maupun lembaga, merubah perilaku dan pemikiran masyarakat tentang sampah. Lembaga kita sebagai sarana pendidikan, pelatihan, dan pengkajian, pemberdayaan pengolahan sampah, guna menciptakan lingkungan yang bersih, mewujudkan budaya sadar sampah di Kabupaten Pangkep serta memanfaatkan sampah agar memiliki nilai komersil,” tuturnya

Lihat juga...