Harga Daging Ayam di Babel Masih Tinggi

74

PANGKALPINANG – Masyarakat Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluhkan harga daging ayam yang belum juga turun sejak sebelum Natal dan Tahun Baru.

“Sudah sejak pertengahan Desember 2017 harga daging ayam belum juga turun, masih Rp35 ribu dari sebelumnya hanya Rp25 ribu per kilogram,” ujar salah seorang ibu rumah tangga, Ratna, Selasa (9/1/2018).

Ia berharap, pemerintah setempat turun tangan menstabilkan harga agar masyarakat tidak terlalu terbebani oleh biaya hidup yang tinggi. Pemilik rumah makan, Eci, juga mengaku terpaksa menaikkan harga jual di warungnya karena harga ayam dan ikan masih mahal.

“Sebelumnya satu bungkus nasi dengan lauk ikan atau ayam goreng Rp15 ribu, tetapi kini terpaksa dinaikkan menjadi Rp17 ribu,” katanya.

Sebagai dampak kenaikan harga itu, kini warungnya sedikit sepi dan omzet pun menurun dari sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta menjadi Rp3,5 per hari.

Pedagang daging ayam, Edi, mengatakan kenaikan harga karena harga dari distributor juga mahal. “Kita sebagai pedagang eceran hanya mengikuti harga distributor. Harga daging ayam dari distributor sudah Rp30 ribu per kilogram,” katanya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.