Indeks S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Penutupan Tertinggi

37

NEW YORK — Indeks S&P 500 dan Nasdaq di pasar saham Wall Street ditutup di rekor tertinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), sementara para investor menilai kemungkinan adanya penutupan pemerintahan Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 53,91 poin atau 0,21 persen menjadi berakhir di 26.071,72 poin. Indeks S&P 500 meningkat 12,27 poin atau 0,44 persen menjadi ditutup di 2.810,30 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 40,33 poin atau 0,55 persen lebih tinggi menjadi 7.336,38 poin.

Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Kamis (18/1) meloloskan sebuah RUU pengeluaran jangka pendek untuk menghindari penutupan pemerintah, namun apakah RUU tersebut dapat lolos di Senat tetap belum pasti.

Secara historis, sebuah penutupan pemerintahan telah menyebabkan kemunduran jangka pendek di pasar saham.

Musim pelaporan laba perusahaan memasuki “gigi penuh” minggu ini, dengan sebagian besar hasil melebihi ekspektasi.

Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan American Express termasuk di antara perusahaan-perusahaan yang melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan minggu ini.

Laba kuartal keempat diperkirakan akan meningkat 12,4 persen dari kuartal terakhir 2016. Dari 53 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan laba merekahingga hari ini untuk kuartal keempat 2017, 79,2 persen melaporkan laba di atas ekspektasi analis, menurut Thomson Reuters pada Jumat (19/1).

Di sisi ekonomi, sentimen konsumen AS pada Januari merosot ke 94,4, setelah turun ke 95,9 pada Desember, menurut sebuah survei yang dikeluarkan oleh University of Michigan pada Jumat (19/1), lebih rendah dari ekspektasi para ekonom sebesar 97.[Ant]

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.