banner lebaran

Kabar Dimintai Mahar Gerindra, Sandiaga: Tak Ada Mahar

67

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, tidak dimintai mahar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2018. Dia mengklaim tidak pernah memberikan biaya sepersen pun kepada Prabowo Subianto.

“Enggak ada. Enggak ada sama sekali, beliau (Prabowo- red) sangat profesional. Itu sudah terbukti, waktu Pak Jokowi dan Pak Ahok, dan waktu saya dan mas Anies juga sama,” kata Sandi kepada wartawan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, terjun di dunia politik memang perlu biaya cukup besar dan harus bisa menerima risiko. Dia pun mengakui bahwa selama ajang pemilihan Gubernur DKI 2017 kemarin, dia menghabiskan lebih dari 100 miliar untuk dana kampanye. Dia juga berhasil meyakinkan orang nomor satu di partai berlambang kepala burung garuda tersebut untuk menang.

“Kemarin kita menghabiskan lebih dari 100 miliar. Jadi yang diinginkan sebetulnya oleh Gerindra jangan sampai saat kita sudah mencalonkan kita enggak punya dana,” ungkapnya.

Sandi juga mengaku telah melaporkan biaya pencalonannya ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang telah menjadi kewajibannya. Apa yang dilakukannya juga diikuti calon yang diusung Gerindra di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Waktu itu saya bisa meyakinkan Pak Prabowo dan itu semua kita laporkan secara transparan. Kita audit, dilaporkan ke KPK,” bebernya.

Dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah 2018 ia berpesan supaya tidak ada perpecahan dalam Pilkada. Dia ingin calon lain dapat meniru Pilkada di Jakarta yang berlangsung damai bukan saling sikut menyikut.

“Kami berharap ada politik yang saling merangkul bukan saling menyikut. Saya sekarang tugas di sini fokus saya di DKI. Tapi saya akan sangat bahagia kalau seluruh keluarga dan rakyat Indonesia bisa mengadopsi apa yang terjadi di Jakarta kemarin bahwa kita guyub, rukun” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti sempat diberi harapan untuk bertarung di Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Namun pencalonan itu gagal karena tidak bisa memenuhi mahar yang diminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebesar Rp170 milliar.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.