banner lebaran

Musi Banyuasin Salurkan BPNT 25 Januari

93

MUSI BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan memastikan Program Bantuan Pangan Non Tunai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin bisa dilaksanakan tepat waktu.

“Terhitung Januari 2018 Program Subsidi Beras Sejahtera atau Rastra berubah nama menjadi Bantuan Sosial Rastra atau Bansos Rastra, dan Bansos Rastra akan diganti secara bertahap menjadi program yang lebih baik, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” kata Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, Apriyadi, di Sekayu, Jumat (12/1/2018).

Untuk melaksanakan program bantuan sosial tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait yang terlibat dalam penyaluran bansos pangan di wilayah kabupaten dengan kecamatan itu.

“Saya ditunjuk Menteri Dalam Negeri menjadi Ketua Tim Koordinasi Penyaluran Bansos Pangan di kabupaten ini, amanah tersebut akan dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Apriyadi.

Menurut dia, untuk melaksanakan program bansos pangan itu, sekarang ini organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Sosial Musi Banyuasin diinstruksikan melakukan koordinasi dengan pihak Bulog dan instansi terkait lainnya.

Melalui persiapan itu, keluarga penerima manfaat (KPM) bansos tersebut dipastikan bisa menerima bantuan perdana pada 25 Januari 2018, dan selanjutnya pada tanggal yang sama bulan-bulan berikutnya secara rutin bantuan itu bisa diterima masyarakat.

Penyaluran bansos pangan itu akan diawasi secara ketat, sehingga bisa tepat sasaran dan mampu mengentaskan kemiskinan di Bumi Serasan Sekate ini, katanya lagi.

Dia menyatakan, sesuai penjelasan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, secara nasional dari total 15,6 juta penerima bansos rastra, mulai awal 2018 ini akan bertransformasi menjadi 10 juta penerima BPNT dan 5,6 juta penerima bansos rastra.

Selanjutnya pada tahun depan, penerima bansos rastra sudah seluruhnya menjadi penerima BPNT.

Kedua program tersebut berbeda, namun kesamaannya adalah tidak ada biaya tebus yang harus dibayarkan oleh penerima manfaat.

Program BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong Kube PKH, Rumah Pangan Kita atau pedagang bahan pangan bekerja sama dengan Bulog dan Bank Himbara.

Sistem yang dipakai dalam penyaluran BPNT ini menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) multifungsi, yaitu sebagai e-Wallet yang dapat menyimpan data penyaluran bantuan pangan serta berfungsi sebagai kartu tabungan.

Dengan sistem tersebut, BPNT akan langsung disalurkan ke rekening penerima manfaat dan hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan berupa beras dan telur sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Dua komoditas tersebut dipilih untuk BPNT berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik bahwa belanja terbesar dari masyarakat kurang mampu adalah pada beras dan telur, ujar Sekda Musi Banyuasin itu pula. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.