banner lebaran

Peduli Konservasi Alam IKA FISIP Unila Tanam Mangrove di Bakauheni

108

LAMPUNG — Peduli pada konservasi alam khususnya di wilayah pesisir pantai Lampung Selatan Keluarga Besar Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unversitas Lampung (IKA FISIP Unila) angkatan tahun 1984 hingga tahun 2013 melakukan penanaman berbagai jenis pohon penahan abrasi di pesisir pantai Minangrua, di antaranya mangrove dan stigi.

Ketua Umum IKA FISIP Unila, Frans Agung Mula Putra menyebutkan kegiatan sosial penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di sejumlah lokasi wisata.

Tujuan kunjungan ke sejumlah tempat wisata tersebut diakui oleh Frans Agung MP Natamenggala merupakan kegiatan sosial para alumni FISIP Unila kelanjutan dari musyawarah besar II dan temu alumni di Bandarlampung pada (13/1) lalu yang dilakukan bersamaan dengan penggalangan donasi buku bagi kegiatan literasi di Lampung.

Pada kunjungan ke Lampung Selatan, lebih dari 20 peserta melakuka kunjungan ke beberapa lokasi di Lampung Selatan dengan menjajal beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) segmen 1 simpang susun Bakauheni hingga Pelabuhan Bakauheni, destinasi wisata, mengunjungi pegiat literasi, donasi buku dan penanaman mangrove.

“Sesuai rencana kunjungan kami memang bentuk dari hasil pertemuan pada musyawarah besar pada awal tahun ini dan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sosial kita awali dengan kunjungan ke Lampung Selatan,” terang Frans Agung MP Natamenggala saat dikonfirmasi Cendana News di pantai Minangrua Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni, Sabtu (27/1/2018)

Frans Agung MP Natamenggala, Ketua IKA FISIP Unila (tengah) seusai penanaman mangrove di pantai Minangrua Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Frans Agung MP Natamenggala yang juga anggota komisi IX DPR RI tersebut mengaku selain kegiatan di Lampung Selatan keluarga besar alumni IKA FISIP Unila juga akan melakukan kegiatan serupa di sejumlah kabupaten yang ada di Lampung.

Brigadir Polisi Kepala Agung Gde Asmarajaya, anggota Polair Polres Lampung Selatan sekaligus pegiat literasi Perahu Pustaka mengaku sangat mengapresiasi kegiatan keluarga besar alumni IKA FISIP Unila yang memiliki kepedulian dalam konservasi alam dan dunia literasi.

“Selain terlibat secara aktif dalam menjaga lingkungan tentunya dengan bantuan buku sangat membantu anak anak nelayan di pesisir pantai,”beber Bripka Agung Gde.

Ribuan buku tersebut menurut Bripka Agung Gdea Asmarajaya selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah rumah baca di wilayah pesisir dan pulau yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Sebab salah satu kendala masyarakat pesisir terutama anak anak adalah keterbatasan buku buku bacaan yang selama ini kerap hanya tersedia di perpustakaan sekolah. Beberapa rumah baca yang kekurangan buku di antaranya rumah baca Muara Piluk yang dikelola oleh Asror, rumah baca Sumur Induk dikelola oleh Halimatus Saadah dan sejumlah rumah baca lain.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.