banner lebaran

Pemkab Aceh Singkil Adopsi Aplikasi e-Kinerja

96

BANDA ACEH  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil mengadopsi e-kinerja, sebuah aplikasi milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang mengukur kinerja aparatur.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Jumat, mengatakan, kerja sama mengadopsi aplikasi e-kinerja tertuang dalam nota kesepakatan bersama yang ditandatangani Wali Kota Banda Aceh dengan Wakil Bupati Aceh Singkil.

“Kami berharap dengan mengadopsi aplikasi ini, kinerja aparatur bisa lebih meningkat dalam melayani masyarakat dan membangun daerah,” kata Aminullah Usman. Wali Kota menyebutkan aplikasi e-kinerja belum sepenuhnya sempurna dan Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan evaluasi terharap aplikasi tersebut.

“Ada beberapa bagian dari aplikasi yang perlu disempurnakan, seperti penghargaan bagi pegawai yang berprestasi dan memiliki kinerja baik,” kata Aminullah Usman.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali mengatakan, pihaknya mengadopsi aplikasi e-kinerja dengan tujuan meningkatkan kinerja dan disiplin aparatur.

“Kami ingin sebuah perubahan. Hal pertama yang kami lakukan adalah reformasi birokrasi yang dimulai dari meningkatkan disiplin aparatur. Disiplin ini modal utama. Karenanya kami mengadopsi aplikasi e-kinerja,” ungkap dia.

Sazali menyebutkan, Aceh Singkil merupakan sebuah daerah yang masih tertinggal dibanding daerah lainnya. Aceh Singkil masih sangat lambat bergerak dalam pembangunan.

Oleh karena itu, sebut dia, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memutuskan mengadopsi aplikasi e-kinerja milik Pemerintah Kota Banda Aceh karena mampu meningkatkan kinerja aparatur.

“Kami menilai, aplikasi ini mampu mendorong disiplin pegawai negeri sipil yang kemudian diikuti dengan lahirnya kreativitas dan inovasi, sehingga sumber daya manusia di Pemkab Aceh Singkil menjadi lebih baik dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Sazali.

Aplikasi e-kinerja merupakan program mengukur kerja aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh berbasis digital dengan menggunakan jaringan internet.

Dengan aplikasi ini, setiap aparatur diwajibkan mengisi deskripsi apa yang dikerjakan dan berapa lama waktu pekerjaan. Berdasarkan masukan tersebut, atasan aparatur memberi penilaian kinerja bawahannya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.