banner lebaran

Pemuda Karanganyar Desak Kapolres dan Dandim Jalani Tes Narkoba

81

SOLO — Kembali terjeratnya deretan artis dalam kasus narkoba menjadi keprihatinan tersendiri bagi kalangan pemuda di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Sebagai antisipasi, ratusan pemuda yang tergabung dalam berbagai komunitas mendatangi Kodim 0727/ Karanganyar dan Mapolres Karanganyar. 

Mereka menyampaikan aspirasi sekaligus keprihatinan terhadap maraknya kasus narkoba yang melibatkan aparat penegak hukum. Di depan Mapolres, aksi sempat menyampaikan desakannya, agar Kapolres dan Dandim Karanganyar menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, dan Dandim 0727 Karanganyar,  Letkol Inf. Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum, mempersilahkan komunitas tersebut untuk bersama-sama melakukan serangkaian tes kesehatan.

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto dan Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Muh Ibrahim saat menjalani tes narkoba di Polres Karanganyar. -Foto: Harun Alrosid

“Kita ingin membuktikan, jika Kapolres dan Dandim selaku pucuk pimpinan aparat negara juga bebas narkoba. Kita sebagai pemuda juga siap tes narkoba, agar tidak serta-merta dicap sebagai pengguna,” ucap koordinator aksi, Marfuah kepada awak  media, Jumat (12/1/2018).

Aksi mendesak dilakukan tes narkoba dan serangkain tes kesehatan itu tak hanya ditujukan kepada pucuk pimpinan saja, melainkan sejumlah perwira. Tujuannya untuk memastikan, agar penegak hukum di Indonesia, tidak menyalahgunakan tanggung jawab negara yang diserahkan kepada aparat penegak hukum. “Slogan kami adalah stop narkoba, dan siap perangi narkoba,” jelas dia.

Sementara aksi komunitas pemuda Karanganyar berlangsung, Kapolres dan Dandim terlihat mulai melakukan tes narkoba. Keduanya membawa sampel urine untuk dilakukan tes narkoba serta serangkaian tes kesehatan lainnya.

Kepada awak media, Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, menyatakan tak menjadi persoalan, jika ada pemuda yang mendesak dilakukan tes urin kepadanya.

“Saya kira, desakan pemuda untuk tes urin kepada saya adalah bagus. Tentu langkah ini untuk memberikan pemahaman, jika Polri tidak mentolerir adanya anggota yang macam-macam dengan narkoba,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi langkah pemuda Karangnayar, dan akan menjadi pioner untuk gerakan melawan peredaran narkoba. Pemuda yang sering kali dijadikan sasaran peredaran barang haram itu,  mulai mampu ditangkal dengan kegiatan-kegiatan positif dari masing-masing komunitas.

Evaluasi 2017,  kasus narkoba yang meningkat cukup tinggi dibanding 2016, tak lain merupakan langkah sigap penegak hukum dan masyarakat untuk melawan narkoba. Ke depan, Karanganyar diharapkan  bebas narkoba.

“Langkah pemuda ini harus didukung dari seluruh aspek masyarakat, termasuk penegak hukum. Kami sangat berharap, agar ke depan, Karanganyar mampu bebas narkoba,” tambah Dandim Karanganyar, Letkol inf Mukhtar.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.