Piala Wali Kota 2018, Klub Boleh Gunakan Tiga Pemain Senior

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

HM Irham, Ketum Askot PSSI Yogyakarta/Foto: Sodik

YOGYAKARTA — Asosiasi Kota (Askot) PSSI Yogyakarta memastikan bakal memutar turnamen Piala Wali Kota Yogyakarta mulai dua Februari mendatang. Askot pun mulai melunak terkait sejumlah aturan yang bakal diterapkan pada turnamen yang menandai aktifnya kembali Askot PSSI Yogya.

Semula, Askot membatasi peserta turnamen yang wajib berusia di bawah 21 tahun (U-21). Namun setelah menerima sejumlah masukan dari klub peserta, Askot akhirnya melunak dan memperbolehkan klub menggunakan pemain senior di atas U-21.

“Kami sudah kumpulkan klub dan sosialisasikan rencana gelaran Piala Wali Kota dua Februari mendatang. Kami dari Askot dan mencapai beberapa kesepakatan termasuk di antaranya terbaik penggunaan pemain senior dalam turnamen,” ucap Ketua Umum Askot PSSI Yogyakarta, HM Irham, Sabtu (13/1/2018).

Irham mengungkapkan, meski diperkenankan menggunakan pemain senior namun Askot tetap membatasi jumlahnya. Di mana setiap klub hanya boleh menggunakan pemain senior maksimal tiga orang yang boleh dimainkan secara bersamaan dalam satu pertandingan.

“Pemain senior hanya berfungsi untuk membimbing dan memberikan arahan bagi pemain-pemain muda. Dengan adanya pemain senior, klub juga akan lebih mudah dalam mempersiapkan tim,” terang Irham.

Ia menjelaskan, selain menandai kembali aktifnya kepengurusan Askot PSSI Yogyakarta, Piala Wali Kota juga menjadi ajang seleksi pemain yang akan dipersiapkan menyambut Pekan Olahraga daerah (Porda) DIY 2019 mendatang. Di mana Kota Yogyakarta akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Sejumlah klub menginginkan adanya tambahan pemain senior ya kita akomodir. Kita memaklumi dua tahun vakum klub tidak terlalu banyak punya stok pemain. Selain memperbolehkan tiga pemain senior, panitia juga tidak melakukan pembatasan KTP, artinya semua pemain ber-KTP luar kota Yogya boleh didaftarkan,” jelas Irham.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Yogyakarta, Anggoro Sulistio mengatakan, Piala Wali Kota 2018 digelar dalam rangka menggelorakan sepakbola Kota Yogya yang lama vakum. Event ini juga bisa digunakan untuk awal persiapan Porda 2019.

“Event ini merupakan amanah dari Wali Kota, di mana digelorakannya kembali sepakbola kota yang beberapa tahun ini tertidur,” katanya.

Piala Wali Kota 2018 merupakan kerjasama antara Askot PSSI Yogya dengan Dispora Kota Yogya.

Komentar