Police Goes to School, Tekan Angka Kecelakaan di Balikpapan

135

BALIKPAPAN – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan merangkul seluruh stake holder, utamanya merangkul pelajar dan mahasiswa di Kaltim. Mengingat korban kecelakaan lalu lintas mayoritas berada di usia produktif yakni 322 korban meninggal.

Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Pol Subandriya menjelaskan, dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas program yang dibuat adalah Police Goes To School dan Police Goes To Campus.

“Program itu memberikan pemahaman kepada warga akan pentingnya keselamatan berkendara. Usia produktif ini cukup besar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” paparnya, Senin (29/1/2018).

Menurutnya, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Timur sepanjang 2017 mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

“Korban kecelakaan lalu lintas pada 2017 lalu sebanyak 1.369 orang. Urutan tertinggi yang menjadi korban kecelakaan berprofesi sebagai karyawan swasta kemudian disusul pelajar,” sebut pria yang disapa Bandriya.

Semua kecelakaan yang terjadi langsung didata dan dianalisa, agar ke depan bisa membuat program selanjutnya dalam upaya menekan angka kecelakaan kerja.

Selain itu, pihaknya juga mengajak pemerintah provinsi serta pemkot dan pemkab se-Kalimantan Timur untuk pengadaan kamera pengawas CCTV terutama di kawasan jalan berstatus trouble spot dan blank spot.

“Kalau di Polda Kaltim itu namanya RTMC Fan Polres atau disebut TMC. Tujuannya untuk pengawasan arus lalu lintas,” tandas Bandriya.

Untuk diketahui, RTMC dan TMC adalah pusat pengendali lalu lintas, jika di tingkatan Mabes Polri disebut NTMC.

“Kami ingin secepatnya pemasangan CCTV RTMC bisa terealisasi, nanti bisa terhubung dengan Dishub langsung dalam pengawasan lalu lintas,” harapnya.

Baca Juga
Lihat juga...