Produk UKM SMK se-Kota Malang Dipamerkan

115

MALANG – Berawal dari keinginan untuk mengapresiasi sekaligus mengenalkan produk karya siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), SMK Muhammadiyah 2 Malang untuk pertama kalinya menggelar pameran Pendidikan SMK Swasta se-Kota Malang bertajuk ‘Creative Vocational Education Produk Expo’ (CVEP).

Ketua penyelenggara, Evi Erlinawati, menyebutkan acara yang digelar di Mall Dinoyo City selama empat hari tersebut diikuti oleh 20 SMK swasta se-kota Malang. Evi menceritakan, ide awal diadakannya pameran tersebut berawal dari keinginannya untuk mengapresiasi produk-produk dari SMK.

Evi Erlinawati -FotoL Agus Nucchaliq

Karena, menurutnya, selama ini SMK selain diarahkan untuk bisa langsung bekerja, sesuai dengan kebijakan pemerintah, bahwa para lulusan SMK juga diarahkan agar mampu untuk mandiri atau berwirausaha, guna mengurangi jumlah pengangguran yang jumlahnya cukup banyak.

“Dari situlah awalnya ide pameran itu ada, bagaimana produk dari siswa-siswi SMK bisa terkomunikasikan dengan masyarakat,” terangnya.

Pihaknya ingin memberi fasilitas bagi siswa SMK supaya bisa mempromosikan diri sekaligus produk mereka. Dengan begitu, produk-produk tersebut akan dikenal oleh masyarakat luas dan akan mendapatkan kepercayaan, bahwa ternyata anak lulusan SMK juga bisa berwirausaha.

Lebih lanjut, Evi mengatakan, bahwasannya acara CVEP baru pertama kali diadakan untuk mencoba sejauh mana respon dari SMK swasta sendiri dan respon dari masyarakat.
“Dan, alhamdulillah ternyata responnya luar biasa dari masyarakat. Begitu pula respon yang ditunjukkan SMK  juga luar biasa, mereka mau mengeluarkan produk unggulan mereka masing-masing untuk diperkenalkan ke masyarakat umum,” ungkapnya.

Sementara itum disampaikan Evi, selain acara pameran produk dari masing-masing SMK, juga ada lomba fashion show, akustik, dance, dan juga tampilan-tampilam dari seluruh SMK swasta.

“Melalui acara ini, kami berharap agar masyarakat umum mengetahui bahwa lulusan SMK tidak bisa di remehkan. Artinya, dari sisi kemampuan mereka bekerja sesuai kompetensinya, tapi mereka juga punya kemampuan dalam membuat produk kreatif”, katanya.

Dengan begitu, lanjutnya, anak-anak lulusan SMK bisa punya percaya diri yang tinggi. Karena selama ini masih saja ada yang beranggapan SMK lebih rendah daripada SMA. “Terakhir, semoga acara ini bisa menjadi acara tahunan yang rutin diselenggarakan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...