PSSI Atur Akses Penonton Indonesia Versus Islandia

56

JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengatur akses masuk penonton yang akan menyaksikan pertandingan tim nasional Indonesia versus Islandia secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (14/1).

Diharapkan, penonton bisa masuk ke stadion dengan teratur dan menjaga kondisi sekitar arena pertandingan terkendali. PSSI memberikan akses masuk para suporter ke SUGBK hanya melalui plasa utara, timur dan tenggara.

Di plasa utara, suporter dipersilakan masuk melalui pintu di Jalan Pemuda yang berlokasi di depan Gedung TVRI. Untuk plasa timur, penonton bisa masuk melalui pintu di samping JCC Jalan Gatot Subroto dan pintu di sebelah Hotel Sultan di Jalan Jenderal Sudirman.

Adapun untuk plasa tenggara, akses pintu masuknya melalui arah Jalan Pintu Satu Senayan antara FX dan Hotel Century. Sementara plasa barat khusus untuk tamu super penting atau VVIP. Sementara plasa selatan khusus untuk pemain dan ofisial.

“Pada hari H pertandingan, jalan Pintu Satu Senayan dari pertigaan lampu merah Hotel Fairmont sampai depan Hotel Century akan ditutup mulai pukul 10.00 WIB sampai selesai,” kata Kepala Keselamatan dan Keamanan Stadion PSSI Nugroho Setiawan, Jumat (12/1/2018).

Plasa timur dan utara juga akan menjadi tempat penukaran dan penjualan tiket di mana di sana nantinya ada 32 gerai tiket. Pembatasan Parkir juga dilakukan karena proses renovasi kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang belum selesai 100 persen.

Area parkir kendaraan penonton dipusatkan di area parkir timur dan sebagian di plasa tenggara. “Untuk sepeda motor kapasitasnya 2.000 unit, sedangkan mobil sekitar 2.040 unit. Karena renovasi area kompleks Gelora Bung Karno belum rampung semuanya, maka tempat parkir yang bisa kami sediakan juga sangat terbatas,” tutur Nugroho.

Area parkir motor tersebar di gedung direks yang mampu memuat 300 unit, Istora (900 unit), dan lapangan ABC (800 unit). Sementara area parkir mobil di gedung direksi (70 unit), halaman Masjid Al Bina (70 unit), parkir selatan (400 unit), aquatic (200 unit), parkir timur (895 unit), Jalan Apec (350 unit) dan stadion tenis (55 unit).

Bagi yang tidak bisa memarkirkan kendaraanya di lokasi-lokasi di atas bisa menjadikan tempat parkir gedung-gedung yang berdiri di sekitar kompleks Gelora Bung Karno. Alternatif lainnya untuk menghindari kesulitan mencari tempat parkir bagi penonton adalah dengan menumpang transportasi umum.

Satu hal penting lainnya yang diharapkan PSSI adalah, semua suporter untuk menjaga dan melindungi seluruh fasilitas di kompleks GBK. “Mari kita sama-sama menjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan di SUGBK,” pungkas Nugroho. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.