Tingkatkan Kemampuan PMR SMAN 1 Rajabasa Jajal Gunung dan Pantai

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Lokasi pelatihan penanganan wisatawan yang mengalami cidera di lokasi wisata pantai wartawan [Foto: Henk Widi]

LAMPUNG — Peningkatan kemampuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan terus dilakukan dengan melakukan pengembangan kemampuan melalui teori serta praktek di lapangan.

Rani Amelia, salah satu pendamping kegiatan menyebutkan, PMR merupakan wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI dan bertujuan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan.

Sekitar 24 anggota PMR SMAN 1 Rajabasa yang terlibat dalam latihan tersebut sebelumnya telah menjalani pendidikan dan latihan (diklat) di sekolah setelah itu beberapa teori yang diperoleh semakin dalam simulasi kondisi di lapangan.

Beberapa materi disebut Rani Amelia berupa pertolongan pertama pada pasien dalam beberapa situasi dan kondisi langsung di lapangan diantaranya alam pegunungan, sungai dan pantai.

“Selama ini kita hanya mendapatkan pelatihan teori dan praktik dalam diklat di sekolah namun untuk kondisi nyata di lapangan dengan berbagai medan yang sulit baru bisa kita laksanakan hari ini,” terang Rani Amelia saat ditemui Cendana News, Minggu (14/1/2018).

Tujuan kegiatan di lapangan dengan menjajal medan sulit di antaranya area perbukitan Gunung Rajabasa, area sungai, persawahan dan terakhir di lokasi wisata pantai Wartawan diakuinya untuk meningkatkan kemampuan anggota PMR yang sudah kerap melakukan latihan rutin di sekolah.

Pemilihan lokasi dengan medan yang sulit disebutnya sekaligus memperkenalkan para anggota PMR yang harus menghadapi medan dan situasi di lokasi riil sekaligus
sesuai dengan fakta bencana yang ada di wilayah pesisir pantai Rajabasa.

Beberapa praktek lapangan yang diterapkan diantaranya kekompakan anggota kelompok dalam menghadapi persoalan penanganan pasien di lapangan dengan pembalutan, pemidaian, pembuatan tandu, evakuasi serta pertolongan pertama pada kecelakaan.

Rani Amelia, salah satu pendamping Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Rajabasa Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Pada saat praktek lapangan tersebut para peserta juga dihadapkan pada simulasi kondisi kecelakaan wisatawan yang berada di lokasi air terjun, sungai serta pantai. Penanganan korban kecelakaan pada lokasi wisata pantai di antaranya korban tenggelam dengan penanganan awa sekaligus akan mendapatkan bed dan kartu tanda anggota (KTA) PMR SMAN 1 Rajabasa tersebut.

Sementara itu M.Yusuf, pelatih dari PMI Cabang Lampung Selatan mengungkapkan, pemilihan lokasi di Gunung Rajabasa dan pantai wartawan agar peserta sekaligus bisa menikmati keindahan alam destinasi wisata di sekitar pesisir Rajabasa.

Selain itu ia memastikan lokasi yang berdekatan dengan tempat wisata sekaligus memperkenalkan potensi musibah di tepi pantai yang bisa saja terjadi baik akibat kelalaian manusia maupun faktor alam.

“Daerah pesisir merupakan daerah rawan bencana alam seperti banjir, puting beliung serta gelombang pasang sehingga diperlukan para relawan di wilayah pesisir sehingga para siswa yang tinggal di wilayah pesisir dibekali pertolongan pertama pada kejadian bencana,” terang M.Yusuf.

Selain melakukan pelatihan rutin sebagai relawan kemanuisaan, dalam waktu dekat
bulan Februari mendatang dipastikan PMR SMAN 1 Rajabasa juga akan melakukan kegiatan donor darah di SMA N 1 Rajabasa dengan sasaran siswa berumur di atas 17 tahun dan sebagian masyarakat di lingkungan kecamatan Rajabasa Lampung Selatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kecamatan Rajabasa.

Komentar