banner lebaran

Wakil Bupati Karanganyar Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN

85

SOLO —- Perhelatan Pilkada Karanganyar 2018 menjadi tolak ukur tersendiri bagi aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, majunya dua calon dari Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang saat ini masih menjabat menjadi tantangan tersendiri bagi pejabat di bawahnya.

Wakil Bupati Rohadi Widodo mengingatkan untuk seluruh ASN agar memegang teguh netralitas untuk tidak ikut terjun politik praktis dalam Pilkada Karanganyar 2018.

“Saya minta untuk Camat maupun Lurah untuk tidak ikut langsung mengarahkan dukungan kepada calon tertentu,” ucap Rohadi saat menghadiri peragaan busana muslim di Jaten, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (29/1/2018).

Lebih lanjut Rohadi menyatakan, pihaknya akan memegang teguh komitmen bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk tidak melibatkan ASN dalam Pilkada.

“Oleh karena itu, saya minta untuk camat maupun lurah fokus melayani masyarakat,” tekannya.

Ditekankannya netralitas ASN ini, karena dirinya melihat ada gelagat ketidak netralan PNS dalam Pilkada nanti. Sebab, ada indikasi Camat maupun Lurah yang ingin mengarahkan kepada salah satu calon. Dirinya pun mempersilahkan jika ada ASN yang ingin terlibat langsung dalam politik untuk menanggalkan bajunya sebagai aparatur negara.

“Silahkan mundur dari camat atau lurah, jika memang mau berpolitik. Kalau masih ingin jadi camat atau lurah sebaiknya netral,” imbuh dia.

Wakil Bupati ini juga mengingatkan pegawai BUMD yang ada di Karanganyar juga turut netral dalam Pilkada ini. Pegawai BUMD diminta untuk tidak bermain api dengan menggalang dukungan atau memberikan dukungan kepada calon tertentu secara terbuka.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi saat dikonfirmasi memberikan apresiasi atas teguran wakil bupati terkait netralitas ASN. Sebagai pucuk pimpinan ASN, Samsi mengaku sudah sejak awal dirinya sudah mengingatkan seluruh ASN untuk selalu netral.

“Kami juga sudah edarkan surat dari Kementerian Dalam Negeri untuk netritas ASN ini. Kami juga keluarkan aturan untuk ASn dilarang selfi dengan calon tertentu yang kemudian diunggah ke media sosial tertentu,” tandasnya

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.