hut

‘Youth Hub’ Wadah Anak Muda Bulukumba Berinovasi

BULUKUMBA — Guna mewadahi anak muda yang mempunyai ide dan inovasi, Sahabat Pulau membentuk sebuah program kerja bernama Youth Hub, yang bertujuan membentuk anak muda di Kabupaten Bulukumba menjadi sumber daya manusia di bidang IOT (Internet of Things) yang bermanfaat di sektor perikanan, pertanian maupun kesehatan.

Meski baru terbentuk pada Agustus 2017, Youth Hub sudah mengembangkan tujuh ide dan inovasi, di antaranya Rat Exonic, Nakotanar, Automatic Window, Automatic Drug Talking, Smart Protection House, Automatic Fish Shorting. Ketujuh ide ini lahir dari siswa SMA yang ada di Kabupaten Bulukumba.

Fina Imawati Syam, Manajer Program, menjelaskan Youth Hub ini  hampir sama seperti komunitas, tetapi Youth Hub berkerja sama dengan multistakholder.

“Tempat kita kerja sama di antaranya Pemda Bulukumba, Intel Indonesia, dan juga Sahabat Pulau. Bahkan, intel mendukung alat-alat dalam pengembangan ide dan inovasi tersebut”, ujar Fina, saat ditemui di Laboratorium Youth Hub.

Guna menjaring ide dan inovasi dari siswi SMA yang ada di kabupaten Bulukumba, para mentor Youth Hub melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Hingga mentor Youth Hub menemukan tujuh ide dan inovasi dari siswi SMA yang dapat bermanfaat di masyarakat.

Para mentor Youth Hub. -Foto: Nurul Rahmatun Ummah

Selain itu, prestasi yang membanggakan yang diraih oleh Youth Hub adalah salah satu dari inovasinya mengikuti pameran di di Kampus UGM Yogyakarta. Ide yang dipamerkan adalah Nakotanar yang dibuat oleh anak SMA 1 dari Bulukumba. Nakotanar merupakan alat pembangkit listrik dari air garam.

Fina menambahkan, jika pihalnya membimbing anak-anak untuk membuat teknologi sederhana yang dapat tepat guna di masyarakat. “Jika berbicara tentang teknologi, anak muda sekarang berpikir sangat jauh seperti HP, laptop atau apa pun itu, padahal jika kita melihat kehidupan sehari-hari, kita juga sangat membutuhkan alat-alat sederhana”, jelasnya.

Selain itu, biasanya Youth Hub mengadakan pembelajaran dan sosialisasi pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini untuk menemukan ide dan inovasi baru dari anak SMA tersebut. Karena menambahkan kegiatan dan agendanya tahun ini, maka Youth Hub pun melibatkan delapan mentor.

Saat ini, Youth Hub telah membimbing 7 tim yang terdiri dari 21 anak yang datang dari beberapa sekolah di Kabupaten Bulukumba. Rencananya, tujuh ide dan inovasi tersebut akan diterapkan d idesa-desa yang ada di Bulukumba. Saat ini, ketujuh ide tersebut dalam tahap pengembangan dan memiliki nilai tepat guna.

Rahmatullah, Koordinator Mentor, menjelaskan anak-anak memiliki antusias yang sangat tinggi dalam mempelajari teknologi berbasis IOT ini.

“Meski begitu, kendalanya anak-anak yang bersekolah jauh tidak dapat menjalankan agenda rutin yang ada. Tetapi, melihat semangat mereka dalam mengembangkan ide mereka sangat diapresiasi”. tuturnya.

Harapannya, ke depan tidak hanya anak SMA saja yang terlibat dalam kegiatan di Youth Hub, tetapi juga seluruh masyarakat, sehingga menciptakan SDM yang melek teknologi berbasi IOT ini bukan sesuatu hal yang mustahil.

Lihat juga...