Andreawan Tekankan Pentingnya Kejujuran di Asean Games 2018

Editor: Koko Triarko

231
Tri Ananta Andrewan, Director Athlete Village & Village Servce Departement. -Foto: Foto Akhmad Sekhu

JAKARTA – Tri Ananta Andreawan, Director Athlete Village and Village Service Departement, Deputi I Games Operation, mengatakan, wisma atlet menjadi bagian sangat penting dalam Invitation Tournament Asian Games 2018. Apalagi, jika pesta olahraga Asian Games 2018 tersebut telah berlangsung.

“LO (Liaison Officer) dan volunteer sekarang ini sudah bekerja sangat keras untuk menyambut para atlet dan official. Dan, salah satu cermin bangsa kita adalah kejujuran. Penemuan uang maupun barang langsung dikembalikan. Bahkan, ada atlet yang kehilangan barang langsung dibantu sampai diketemukan. Kejujuran volunteer Asian Games mendapat apresiasi JK dan Erick Tohir”, kata Andreawan, saat press briefing Invitation Tournament Asian Games 2018, di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Andrewan menerangakan, bahwa para atlet dan official ini selama 24 jam akan berada di wisma atlet. “Kami berusaha membenahi semua, agar mereka merasa nyaman, aman dan bisa menikmati fasilitas-fasilitas yang kami sediakan selama Invitation Tournament Asian Games 2018 dan kemudian nanti pada Asian Games 2018,“ terangnya.

Menurut Andreawan, pihaknya juga telah menerapkan break setiap hari untuk menunjukkan sisi kejujuran. “Seperti contohnya, kemarin dari kami menemukan uang jutaan rupiah tercecer. Ini sulit dan memang dibutuhkan kejujuran, karena itu mendapat apresiasi dari Bapak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) dan Pak Erick Tohir,“ bebernya.

Kemudian, juga ada atlet yang kehilangan handphone. “Kami langsung respon dan kami cari ternyata ada di sela tempat tidurnya. Kami langsung merespon, saya pribadi dan tim melihat dan turun langsung,“ bebernya lagi.

Dalam menjalankan tugas, pihaknya memperhatikan benar aspek keamanan dan kenyamanan. “Ini pengalaman kami yang sangat luar biasa,“ tegasnya.

Baca Juga
Lihat juga...