BNI Syariah Targetkan Pertumbuhan 18 Persen

Editor: Koko Triarko

204

JAKARTA – Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati, menyebutkan, pada 2018 PT BNI Syariah menargetkan pertumbuhan sebesar 18 persen.

“Secara optimis memang kami  menargetkan pertumbuhan 18 persen di tahun ini. Tetapi, kalau kami bisa memantau pertumbuhan 15 sampai16 persen. Saya pikir itu sudah sesuai dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap Dhias pada paparan kinerja BNI Syariah 2017 di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Pada kesempatan ini, dia juga memaparkan bahwa penyaluran pembiayaan di 2017 penuh kehati-hatian. Hal ini mengingat kondisi perekonomian kurang bagus, utamanya pembiayaan di sektor-sektor industri perdagangan dan pertambangan.

“Jadi, kami memang sangat selektif terhadap sektor-sektor tersebut dan pengolahan. Itu juga suatu sektor yang kami evaluasi,” ujarnya.

Untuk mengendalikan kualitas pembiayaan, katanyaa, yang pasti pada 2017 kondisi perekonomian belum sepenuhnya pulih, ada beberapa perlambatan pertumbuhan ekonomi berdampak bagi cash flow nasabah BNI Syariah.

Ada pun yang perseroan lakukan, lanjut dia, adalah bagaimana pihaknya melakukan pengawasan secara intensif. Jadi, ada beberapa langkah yang BNI Syariah garap, antara lain  trafic life  untuk pembiayaan nasabah mendapatkan monitoring.

“Jika ada selama nasabah terjadi sesuatu hal bisa selamatkan. Itu cara mengendalikan NPF (Non Perfoming Financing),” jelasnya.

Baca: BNI Syariah Bukukan Laba Rp306,68 Miliar

Selanjutnya, tambah dia,  bagaimana pemberbaiki di semester II ini. Yakni dalam menyeleksi nasabah di sektor-sektor prioritas yang saat ini masih menjadi fokus pertumbuhan dan memiliki prospek yang cukup baik.

“Itu juga salah satu strategi kami supaya aset yang dimiliki tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Itu dari sisi NPF,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...