Bob Hasan: Operasi Katarak Gratis ini Sudah Dimulai Sejak 40 Tahun Lalu

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

580

JAKARTA — Pembina Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Mohamad Bob Hasan menyebutkan, kegiatan operasi katarak gratis tersebut sudah berlangsung sejak 40 tahun lalu.

“Kegiatan Operasi Katarak Gratis ini sudah lebih dari 40 tahun, “ kata Bob Hasan kepada Cendana News, seusai acara konferensi pers acara bakti sosial Operasi Katarak Gratis di RS Mata Jakarta Eye Center (JEC), Jl. Terusan Arjuna Utara No. 1, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (24//2/2018).

Pengusaha yang pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII ini menjelaskan, kegiatan tersebut pertama kali dimulai oleh Pak Harto dan Prof Dokter Iswantoro.

“Kalau saya ini hanya pesuruhnya saja, kacungnya, “ terang pria kelahiran Semarang tahun 1931 itu setengah bercanda.

Menurut Bob, kegiatannya ini memang untuk membantu orang miskin yang terkena katarak secara cuma-cuma.

Ia menceritakan, pada mulanya, operasi dilaksanakan dengan peralatan yang seadanya. Mulai dari tempat operasi hingga sarana pendukung lainnya.

Bob masih ingat beberapa nama dokter yang turut serta dalam kegiatan Operasi Katarak Gratis.

“Pak Purba, Pak Widyapati, Pak Joko Sarwono, dan Pak Iswantoro yang langsung turun ke daerah-daerah,“ bebernya.

Ia juga menceritakan suka duka saat berkunjung ke Papua. “Yang lucu sewaktu kita ke Papua yang daftar 150 orang, tapi begitu kita datang, dikira mau dicongkel matanya, jadi 100 orang lari. Nah, begitu 50 orang sudah melihat, yang 100 orang baru balik lagi, tapi kita sudah pulang ke Jakarta,” kenangnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan dengan keikhlasan, tanpa pamrih. Dokter-dokter yang turut andil dalam bakti sosial tersebut tanpa bayaran.

“Jadi dokter-dokter ini yang bayar saya, pakai nasi bungkus, “ paparnya kembali tampak bercanda.

Sementara untuk biaya obat-obatan dan alat-alatnya yang menyediakan Yayasan Darmais, yang sekarang namanya Yayasan Damandiri.

Sementara terkait Pertuni. “Mereka perlu dibantu karena banyak yang kena katarak dan banyak juga yang kurang mampu yang perlu kita bantu,” tuturnya.

Bob menyebut yang Operasi Katarak Gratis sekarang sekitar 100 orang. Namun ia menyebutkan, ada 3,8 juta yang terkena katarak di seluruh Indonesia.

“Makanya kita lakukan Operasi Katarak Gratis di daerah-daerah, banyak rumah sakit yang membantu kita, “ ucapnya bangga.

Masih banyak rumah sakit yang mau membantu. Rumah Sakit Mata bukan hanya Jakarta Eye Center, tapi yang paling aktif sekarang ini Jakarta Eye Center. Masih butuh banyak lagi Rumah sakit mata yang lebih aktif lagi di daerah.

Baca Juga
Lihat juga...